Terempa Barat Usulkan Kesiapan Damkar Antisipasi Musibah Kebakaran

oleh -262 views
Asmarandi, Kades Tarempa Barat

ANAMBAS (KP) – Kepala Desa Terempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Asmarandi menyebutkan ada beberapa prioritas pembangunan yang disampaikan pada tahun 2020 lalu namun belum terealisasikan.

Prioritas pertama adalah revitalisasi pembangunan gudang mesin dan instalasi bidang kebakaran. Sedangkan prioritas kedua yaitu pembangunan beton bertulang Jalan Pelantar Serkah.

“Kemudian yang ketiga kesediaan tempat sampah untuk Desa Tarempa Barat, keempat revitalisasi Gang Sadang dan yang kelima revitalisasi Gang Bawal untuk Desa Tarempa Barat,” sebutnya kepada koranperbatasan.com diruang dinasnya, Rabu, 10 Maret 2021.

Lima usulan tersebut kata Asmarandi wajib disampaikan dalam musrenbang di tingkat kecamatan. “Setiap desa memang harus ngusulkan prioritas lima, tapi di dokumen kita sepuluh. Jadi belum ada yang terealisasi,” ujarnya.

Dari lima usulan itu, pembangunan gudang mesin dan instalasi bidang kebakaran menjadi prioritas utama di desanya. “Prioritas utama sesuai urutan satu, dua, tiga, empat dan lima. Mejadi prioritas karena itu adalah kebutuhan kita sesuai dengan keinginan,” terangnya.

Kantor Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan

Asmarandi memastikan usulan terkait damkar masuk katagori sangat penting, meskipun terlihat seperti belum dibutuhkan. “Kalau kita pikir-pikir memang belum butuh, tapi pada suatu saat terjadi musibah itu menjadi sangat penting, ini antisipasi kita tentang kebakaran,” jelasnya.

Menurut Asmarandi, desa dengan jumlah penduduk sekitar 3.000 lebih itu,  menjadikan sektor perikanan sebagai sumber penghasilan utama. “Rata-rata nelayan, ada juga PNS dan PTT,” terangnya.



Sejalan dengan itu, Asmarandi berencana akan mengembangkan potensi perikanan sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UKM. “Kedepan memang kita harus memikirkan perkembangan sektor itu. Makanya saya berharap aspirasi masyarakat yang sudah kita usulkan bisa terealisasikan,” imbuhnya.

Sebagai Kades, Asmirandi meminta jangan sampai usulan-usulan masyarakat yang telah disampikannya melalui musrenbang di tingkat kecamatan diabaikan begitu saja.

“Apa yang kita sampaikan mungkin itu yang harus pemerintah pikirkan dan pemerintah prioritaskan, karena desa ini mengusulkan setiap kegiatan-kegiatan melalui musyawarah. Murni datang dari aspirasi masyarakat, jadi kita harapakan pihak terkait mengakomodir usulan ini,” pungkasnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra