Setelah Vaksinasi Semuanya Aman Saja, Baban Shubhan : Jangan Takut Jangan Ragu Divaksin

oleh -166 views
Baban Subhan, AMK

ANAMBAS (KP) – Baban Subhan, AMK, selaku Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas) menerangkan tertanggal 17 April 2021 sudah ada beberapa kelompok yang berhasil divaksin.

Kata Baban Shubhan kelompok pertama yang menerima suntikan vaksin dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Anambas adalah tenaga kesehatan.

“Tahap pertama untuk tenaga kesehatan 785 dosis, kemudian tahap keduanya adalah lansia dan pelayanan publik sebanyak 159 dosis. Kemudian untuk pelayanan publik 634 dosis pertama dan dosis keduanya 204 sampai sekarang,” katanya kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya Rabu 21 April 2021.

Menurut Baban Shubhan, khusu untuk masyarakat sampai saat ini belum dilakukan. Dua tahap yang telah dilakukan baru untuk tenaga kerja kesehatan dan pelayanan publik serta lansia.

“Jadi nanti pasti ada lagi dan kita masih menunggu dari provinsi, tentunya ini untuk kekebalan dan untuk memutuskan mata rantai Covid-19,” ujarnya.

Baban Shubhan menjelaskan sejauh ini setelah diberikan vaksin mereka semunya berada dalam kondisi baik-baik saja.

“Setelah di vaksin gak ada kenapa-kenapa, mereka semunya baik-baik dan aman-aman saja, maksudnya info yang beredar ada banyak itu ini selama ini mungkin hoax. Meski sudah divaksin namun kita tetap harus tetap disiplin dengan protokol kesehatan karena bukan berarti sudah terbebaskan,” ungkapnya.



Baban Shubhan memastikan sebagai langkah antisipasi akan hal tersebut sampai saat ini pihaknya masih tetap melakukan penerapan penangan protokol kesehatan di tempat-tempat yang dianggap rawan.

“Jangan takut, jangan ragu divaksin kalau memang sudah ada tahapannya silakan ikut divaksin. Janganlah takut, jangan ragu karena selama ini kita mempaksin orang  yang sebanyak ini tidak ada keluhan berarti, maksudnya tidak ada yang sampai di rawat,” pungkasnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra