BKD Anambas Paparkan Data Anggaran Penanganan Covid-19 Tahun 2021

oleh -817 views
Azwandi, SE, Kepala BKD Anambas

ANAMBAS (KP) – Kepala Badan Keuangan Daerah (Kepala BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas), Provinsi Kepri, Azwandi, SE, menerangkan ada tiga bidang penyerapan anggaran terkait penanganan Covid-19. Ketiga bidang tersebut diantaranya kesehatan, ekonomi dan sosial.

Menurut Azwandi, data yang mereka sampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian keuangan pada setiap bulan sebanyak dua kali yakni pertengahan bulan dan akhir bulan. Perkembangan data tersebut sebagai salah satu persyaratan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU).

“Kalau kami terlambat menyampaikan maka DAU akan di tunda,” ungkap Azwandi menjawab pertanyaan wartawan koranperbatasan.com, di teras depan Kantor BKD Anambas, Senin, 17 Mei 2021.

Kata Azwandi, berdasarkan dari data yang ada terkait penanganan Covid-19 untuk bidang kesehatan sebesar Rp 29,4 milyar. Selanjutnya untuk penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 6,1 milyar. Sedangkan anggaran yang disediakan melalui Dinas Sosial sebesar Rp 2,8 milyar.

“Totalnya sekitar 38,3 milyar, jadi ini data yang kami sampaikan kepada kementerian terkait dengan penanganan Covid-19 tahun 2021,” terangnya.

Azwandi menjelaskan perolehan tidak bisa di setel dari satu sumber seperti Dana Insentif Daerah (DID) saja, karena sudah menjadi satu kesatuan dalam APBD. Sedangkan penyalurannya seperti biasa dari pusat turun ke daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Sumbernya ada dari DBH, DID, ada juga dari DAU, data anggarannya sudah terakomodir semua. Dia merupakan satu persatuan dengan APBD, tidak bisa oh ini sumbernya dari DBH. Jadi kita tidak tau lagi ini dari mana karena sudah menjadi satuan dalam APBD,” ujarnya.



Azwandi memastikan penganggaran tentunya berbeda dengan tahun 2020 lalu karena tergantung dari pada usulan OPD. Seperti kesehatan ada program pemulihan upaya kesehatan perorangan. Kemudian program penunjang urusan pemerintahan daerah. Termasuk kebutuhan vaksinasi, tempat kesehatan, tempat vaksin serta alat kesehatan.

“Laporan kita per 30 April lebih kurang 10%, kita lihat perkembangannya sampai pertengahan tanggal 15 Mei kemarin, ini saya mau laporkan lagi,” imbuhnya.

Lebih jauh Azwandi menyarankan agar wartawan koranperbatasan.com menanyakan langsung kepada OPD terkait mengenai kepastian penggunaan anggaran Covid-19.

“Kalau bidang kesehatan yang jelas Dinas Kesehatan ya, kemudian ekonomi itu ada di Disperindag, kebanyakan Disprindag lah, kemudian di Dinas Sosial,” pungkasnya.

Sebagai Kepala BKD Anambas, Azwandi beraharap Covid-19 segera berakhir, dan semua upaya tertangan dengan baik agar kehidupan di Anambas bisa kembali normal termasuk perekonomiannya.

“Sekarang kita lihat ekonomi gak bisa tumbuh, memang kita juga tidak bisa berbuat banyak, contoh mau lebaran aja gak bisa. Mudahan cepat selesai setidaknya bisa berkurang lah di Anambas ini, tapi sekarang ini malah makin banyak, memang di luar prediksi kita,” tutupnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra