Operasi Yustisi Targetkan 90 Persen Tarempa Jalani Vaksinasi

oleh -431 views
Kompol Yudi Sukmayadi, Waka Polres Anambas

ANAMBAS (KP) – Waka Polres Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas), Provinsi Kepulauan Riau, Kompol Yudi Sukmayadi memastikan operasi yustisi yang dilakukan bersama TNI-Polri dan instansi-instansi terkait di Tarempa Ibu Kota Anambas, pada Kamis, 03 Juni 2021 dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Kata, Yudi Sukmayadi dalam razia gabungan itu, pihaknya menyampikan himbauan secara langsung kepada masyarakat tentang apa tujuan melakukan vaksin.

“Memang belum ada masyarakat diantaranya kena razia, jadi yang belum vaksin kita arahkan untuk segera di vaksin,” kata Yudi menjawab koranperbatasan.com, saat melakukan kegiatan yustisi.

Menurut Yudi, ada banyak harapan yang ingin dicapai dari himbauan yang mereka sampaikan melalui operasi yustisi kepada masyarakat, salah satunya ahir bulan Juni ini minimal 90 persen masyarakat di Tarempa sudah menjalani vaksinasi.

“Keterangan dari masyarakat ada segelintir mungkin dari media sosial yang mengatakan bahwa vaksin berbahaya dan ada juga dianjurkan oleh keluarga kalau bisa jangan di vaksin. Makanya kita berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya di vaksin dalam menangkal Covid-19,” pungkasnya.

Atas informasi tersebut lanjut Yudi, maka diadakanlah upaya memberikan himbaun melalui kegiatan razia.



“Memang banyak juga masyarakat yang tidak tau, makanya ketika razia kita sampaikan himbauan yang mengarahkan untuk mau di vaksin dan memang pemerintah sekarang ini juga sedang menggalakkan disetiap kecamatan,” ujarnya.

Yudi menegaskan, sebagai aparat negara meraka merasa terpanggil untuk dapat hadir ditengah-tengah masyarakat.

“Sudah menjadi tugas kita bersama menjaga kesehatan dan mencipatakan rasa aman dan nyaman di wilayah Tarempa ini, jadi razia ini kita lakukan sampai tanggal 31 Juni 2021 targetnya 90 Tarempa sudah di vaksin,” ungkapnya.

Lebih jauh Yudi, menagaskan saat ini vaksin menjadi sesuatu yang harus dijalani oleh setiap orang bukan hanya di Tarempa saja, tetapi di seluruh Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Tarempa diutamakan karena Tarempa adalah Ibukotanya Anambas, otomatis kita sebagai anggota Polres menitikberatkan disini dulu, jadi warga yang punya penyakit bawaan atau tensi tinggi memang tidak diwajibkan, kita juga kuatir terjadi sesuatu hal pada masyarakat saat dilakukan vaksinasi,” tutupnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra