Rakorsarda dan Latsarda KPP Natuna Bangkitkan Kesadaran Bersama Pentingnya Keselamatan

oleh -194 views
Wabup Anambas, Wan Zuhendra dan Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel, saat pembukaan kegiatan Rakorsarda dan Latsarda di Anambas.

ANAMBAS – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas) Wan Zuhendra secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi SAR Daerah (Rakorsarda) dan Latihan SAR Daerah (Latsarda) yang diadakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan, Terempa, Selasa 27 Juli 2021.

Dalam sambutannya Wan Zuhendra menghimbau agar kegiatan yang berlangsung tetap harus mengutamakan kedisiplinan terkait protokol kesehatan Covid-19.

“Meski situasi sulit, namun tidak harus menyurutkan semangat langkah kita bersama untuk dapat mengasah kemampuan melalui Latsarda dalam rangka mewujudkan Quik Response Search and Rescue di perairan Kepulauan Anambas,” ungkapnya.

Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra menyampaikan sambutan pembukaan kegiatan Rakorsarda dan Latsarda KPP Natuna di Anambas.

Kata Wan Zuhendra Pemda Anambas mendukung penuh dan menyambut baik kegiatan Rakorsarda dan Latsarda yang diselenggarakan oleh KPP Natuna bekerjasama dengan instansi vertikal lainnya di Anambas.

“Sebagai layanan kemanusiaan, diharapkan kegiatan Basarnas dapat terselenggara setiap tahunnya di Anambas. Karena ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan SAR dalam upaya pencarian, pertolongan, serta penyelamatan manusia di atas permukaan laut dan lainnya. Sehingga kami juga bisa mempromosikan bagaimana kondisi di Anambas sendiri,” ujarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna Mexianus Bekabel, S.Sos, MM menjelaskan selain misi pencarian atau pertolongan (SAR) ada tugas kemanusiaan yang mengandung arti sangat mulia yaitu membantu, menolong, melindungi dan atau bahkan menyelamatkan sesama jiwa manusia yang berada dalam kondisi membahayakan atau darurat.

“Ini menjadi spirit bagi kita semua untuk tergerak dalam hal itu. Keberhasilan pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan (SAR) menjadi tanggungjawab kita bersama,” ungkapnya.



Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra, dan Kepala KPP Natuna bersama beberapa pejabat tinggi di Anambas pada salah satu rangkaian pembukaan kegiatan Rakorsarda dan Latsarda.

Menurutnya, sesuai dengan Undang Undang nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, negara atau pemerintah telah hadir untuk menjamin dan memberi rasa aman dan selamat kepada seluruh masyarakat.

Pemerintah melalui Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) melaksanakan sebagian urusan pemerintahan dalam bidang pencarian dan pertolongan di seluruh wilayah NKRI.

Hal tersebut dipertegas pada tugas-tugas pencarian dan pertolongan yang meliputi kecelakaan pelayaran, penerbangan, kecelakaan dengan pengamanan khusus, kondisi yang membahayakan jiwa manusia serta membantu saat terjadinya bencana.

“Kehadiran atau keberadaan KPP Natuna merupakan (UPT) Basarnas untuk wilayah Natuna dan Anambas diharapkan dapat menjalankan tugas pokok tersebut serta mewujudkan apa yang menjadi tujuan negara yaitu rasa aman dan nyaman,” terang Mexianus.

Kata Mexianus, upaya tersebut tidak akan mungkin terwujud atau tercapai jika pihaknya melakukan tugas-tugas dengan memperhatikan beberapa kekurangan yang ada. Oleh karena itu, melalui beberapa fungsi yang dimiliki seperti menjalin hubungan kerjasama dalam rangka koordinasi dan melaksanakan latihan bersama kepada para potensi pencarian dan pertolongan yang diharapkan dapat merapatkan barisan guna tercapainya tugas kemanusiaan.

Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra memperlihatkan salah satu peralatan SAR yang dimiliki KPP Natuna pada saat pembukaan kegiatan Rakorsarda dan Latsarda di Anambas.

“Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya dalam rangka melatih maupun menguji personil Kantor SAR dan Potensi SAR yang mempunyai kebersamaan pola pikir dan pola tindak dalam pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan,” pungkasnya.

Lebih jauh Mexianus melihat terdapat banyak destinasi wisata untuk berlibur yang dimiliki Anambas. Pada saat musim liburan tiba tentunya jika tidak disiapkan segala sesuatunya untuk menghindari peningkatan pengunjung dikuatirkan akan terjadi hal-hal yang membahayakan jiwa manusia.

“Kegiatan ini menjadi stimulus bagi para stakeholder untuk lebih menyadari akan pentingnya keselamatan serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dalam rangka mendukung pelaksanaan pencarian dan pertolongan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” paparnya. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra