Antisipasi Musim Kemarau, Sosialisasi Karhutla Kembali Digelar di Desa Tanjung

oleh -239 views

BAJUIN (KP),- Dalam rangka menghadapi musim kemarau, Tahura Sultan Adam kembali melaksanakan sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) berbasis desa. Kegiatan ini juga, melibatkan beberapa IPPKH dan vendor. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu, 24 Juni 2020.

Hadir pada sosialisasi tersebut, Tim Tahura, TNI/Polri, Kepala Desa Tanjung, MPA Wani Hangit, IPPKH/vendor yang berkegiatan rehab DAS di Desa Tanjung. Kepala Tahura Sultan Adam, diwakili Kepala Subbag Tata Usaha, Heru Wibowo menjelaskan, terkait dengan MPA berbasis desa ini, hendaknya dapat didukung oleh semua pihak. Terutama IPPKH, agar kegiatannya bisa diminimalisir dari terjadinya karhutla. Dan dengan adanya MPA ini, berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat setempat.

Heru berharap, untuk menciptakan kebersamaan dalam mencegah karhutla, jika sebelumnya IPPKH, hanya memberdayakan beberapa orang saja. Sehingga kurang efektif dalam pengawasan, kedepan semua areal rehab DAS, bisa diawasi bersama-sama dan melibatkan banyak pihak, terutama warga sekitar.

Kepala Desa Tanjung, Sukandar menjelaskan desa mereka memang sudah lama mempunyai  MPA, namanya Wani Hangit. Beberapa tahun terakhir, pihaknya memang sudah berkolaborasi dengan IPPKH dan vendor. Namun, tidak semua keperluan bisa terpenuhi. Saat ini, menurut Sukandar hanya beberapa IPPKH saja yang memberikan support. “Semoga dengan adanya sosialisasi ini, semua bisa berperan aktif. Sama-sama berupaya dalam pencegahan karhutla,” pintanya.

Tulus Gunardi dari IPPKH PT Mandiri Citra Bersama, mengatakan sangat mendukung dengan program MPA berbasis desa.  Walaupun ditahun sebelumnya, mereka bersama IPPKH dan vendor yang berkegiatan di Desa Tanjung sudah bermitra. Namun, tidak semua IPPKH berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Peran serta semua pihak dalam pencegahan sangat kita harapkan. Agar dapat meminimalisir terjadinya karhutla di wilayah Desa Tanjung,” ucapnya.

Ketua MPA Wani Hangit, Nurkholiq menuturkan memang dalam partisipasi IPPKH, mereka tidak ada menargetkan secara nominal. Seperti tahun sebelumnya, mereka dibantu sarpras dan dana operasional. “Saat ini kami sudah memiliki kendaraan operasional, mesin pompa air, jetshoter, radio komunikasi, gepyok dan sarparas lainnya. Silakan nanti sama-sama kita langsung di Posko Induk Riam Pinang,” tutur Yudha. (KP).


Laporan : Adam Subayu



Editor : Riduan



Memuat...