Basarnas Utamakan Komunikasi dan Koordinasi Dalam Pelaksanaan Operasi SAR  

oleh -552 views
Mexianus-Bekabel-Kepala-Basarnas-Natuna

NATUNA (KP),- Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna, Mexianus Bekabel, menyebutkan keberadaan radio amatir di Kampung Tua Penagi menjadi salah satu alat komunikasi yang dapat membantu memberikan informasi kepada pihaknya.

Kata Mexianus, radio amatir yang ada dapat mempermudah berkomunikasi dalam melakukan pencarian dan memberikan pertolongan penyelamatan terhadap keadaan darurat yang dialami oleh masyarakat Natuna.

“Mudah-mudahan apa yang kita sampaikan melalui media bisa dipahami masyarakat. Kerena keselamatan belayar itu, sangat penting. Jadi melalui radio amatir yang ada di Penagi itu, kita dapat berkomunikasi dengan cepat,” kata Mexi kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Rabu, 24 Juni 2020.

Mexianus memastikan Basarnas akan selalu siap siaga memantau keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan. Meski perelatan yang mereka miliki diketahui masih banyak kekurangan, terutama dalam memberi pertolongan ketika terjadinya kecelakaan di laut pada musim angin kencang.

“Apapun kegiatan SAR dan operasi SAR itu, adalah tugas pokok kami. Jadi hal ini sudah kita sosialisasikan. Seperti jika ada kejadian di masyarakat mereka langsung menghubungi kami. Jadi saat ini kami sudah menyiapkan alat-alat keselamatan,” ujarnya.

Menurut Mexianus, letak giografis Natuna yang dikelilingi oleh lautan tidak mudah bagi Basarnas meminimalisir angka kecelakaan maupun upaya melakukan operasi SAR jika ada informasi kecelakaan. “Kita membawahi dua kabupaten, Natuna dan Anambas. Saat ini peralatan kita masih belum memadai, terutama untuk di musim utara. Makanya kita mengadakan pengembangan, membentuk tim siaga satu,” pungkasnya.



Dalam pelaksanaan operasi SAR, kata Mexianus, Basarnas tidak bekerja sendiri, tetapi bersinergi dengan banyak pihak. Mulai dari, TNI dan Polri, kelompok masyarakat termasuk awak media. “Laut ini luas, dengan segala kekurangan yang ada, tidak mungkin kita bisa bekerja sendiri. Jadi kita telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, sebagai setrategi untuk melakukan operasi SAR,” terangnya.

Sekarang ini lanjut Mexianus, pihaknya tetap beraktifitas seperti biasa bersama Tim Gugus Tugas Covid-19. Karena musim pandemi belum berakhir. “Kita tetap ikuti protokol kesehatan, karena ini juga termasuk porsinya Basarnas. Kalau untuk pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat kita tetap melakukan beberapa kali. Namun kita tetap melakukannya dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Terkait anggaran, Mexianus menyebutkan tidak ada kendala, karena bersumber langsung dari pemerintah pusat. “Kalau anggaran tidak ada masalah, karena kita dibiayai oleh pusat, bukan daerah. Jadi tidak mempengaruhi kegiatan-kegiatan kami. Memang ada beberapa kegiatan seperti pelatihan pembinaan pelayanan jasa SAR untuk sementara dibatalkan,” tutupnya. (KP).


Laporan : Boy Iqbal / Hamzah


 


Memuat...