Berikut Maksud dan Tujuan Workshop Kontinjensi Rencana Penanggulangan Bencana

oleh -54 views
Kalak-BPBD-Kalsel-saat-pembukaan-workshop

BANJARBARU (KP),- Workshop penyusunan rencana kontinjensi yang dilaksanakan oleh BPBD Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu di Hotel Roditha Banjarbaru bertujuan, untuk membuat rencana aksi dalam penaggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kota Banjarbaru, Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut.

Workshop membahas data kejadian yang diperlukan suatu dokumen rencana anggaran dan dasar hukum. Pelaksanaan kegiatan, penyusunan rencana kontijensi adalah Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 21 tahun 2008 tentang pelaksanaan penanggulangan bencana.

Dasar hokum lainnya adalah Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana nomor 10 tahun 2008 tentang pedoman penanggulangan bencana, Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan nomor 2 tahun 2009 tentang organisasi dan tata kerja Provinsi Kalimantan Selatan nomor 6 tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2011 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana Provinsi Kalimantan Selatan.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan rencana kontijensi ini adalah terbentuknya suatu rencana penanganan bencana dengan ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan bersinergi dengan baik antar sektor dan lembaga se-Provinsi Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan kegiatan lokasi dan waktu pelaksanaan kegiatan rencana kontijensi kebakaran hutan dan lahan Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung selama 4 hari terhitung sejak tanggal 4- 5 November 2019.

Kegiatan workshop penyusunan rencana ini terdiri dari PMI, BPBD se-Kalsel, TNI, Polri, Damkar, fasilitator dari BNPB dan organisasi masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan yang nantinya menghasilkan suatu dokumen rencana kontijensi disepakati bersama untuk melaksanakan ancaman bencana kebakaran hutan tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Selatan dan pengurangan risiko bencana tahun 2020. (KP).


Laporan : Adam Subayu