Berlubang Licin dan Sempit, Sekdes Harap Pemda Cepat Bangun Jalan Selading ke Pulau Tiga  

oleh -809 views
Emilia-Sekretaris-Desa-Selading-Kecamatan-Pulau-Tiga-Barat

NATUNA (KP),- Sekretaris Desa Selading, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Emilia menjelaskan pada tahun 2020 ini terdapat Rp500 juta lebih dari Rp700 juta lebih total Dana Desa (DD) dianggarkan untuk menyiapkan berbagai bangunan fisik dan sisinya akan digunakan untuk pemberdayaan.

“Perlu diketahui juga untuk DD di desa kami pada tahun ini hanya sebesar Rp700 lebih juta. Dimana untuk fisiknya sebesar Rp500 lebih dan sisanya untuk pemberdayaan,” ujarnya kepada koranperbatasan.com, Selasa, 05 Mei 2020 dikediamannya.

Dari rincian itu, Emilia menyebutkan ada dua kegiatan pembangunan fisik yang menjadi perioritas yakni paket pelantar beton di Sepasir dan Selading. Sayangnya satu dari dua pembangunan tersebut tidak dapat dikerjakan tahun ini. “Berhubung saat ini kita dilanda oleh wabah Covid-19 jadi pembangunan pelantar beton yang di Selading kita kensel,” terangnya.

Anggarannya kata Emilia dialihkan untuk penanganan Covid-19, salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT) diperkirakan sebesar Rp180 juta. “Sebetulnya kedua bangunan tersebut merupakan program prioritas yang ada di desa kami. Pelaksanaan pembangunan pelantar beton yang di Sepasir sudah berjalan sejak bulan April kemarin,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Emilia, Desa Selading juga memiliki program yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) diantaranya pembangunan tugu perbatasan antara Desa Seladang dengan Desa Pulau Tiga. “Program yang belum sempat kami laksanakan tahun ini akan dilaksanakan kembali tahun mendatang. Jadi ini berdasarkan musyawarah kami  semua antara masyarakat dan pemerintah desa,” tuturnya.

Menurut Emilia, pasang surut air laut menjadi salah satu kendala yang dihadapi saat melakukan pengerjaan pembangunan pelantar beton di Sepasir. “Kendalanya lebih ke faktor alam, salah satunya pasangan surut air laut. Jika air laut surutnya malam, maka mereka melakukan pekerjaannya malam. Meraka melakukan pekerjaannya siang hari, jika air laut itu, surutnya siang,” pungkasnya.

Mewakili Kepala Desa Selading, Emilia berharap daerahnya juga mendapat sentuhan pembangunan yang bersumber dari dana aspirasi wakil rakyat. “Berharap proyek-proyek yang dari DPRD bisa masuk di desa kami juga. Kalau hanya mengharapkan dari dana desa tidak terkaper, karena wilayahnya lumayan luas,” imbuhnya.



Tak hanya itu, Emilia juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Daerah agar dapat merealisasikan pembangunan jalan penghubung antar desa. “Kepada Pemerintah Daerah, jalan poros dari Desa Selading menuju Desa Pulau Tiga ini mohon betul-betul diperhatikan. Mohon percepat pengerjaannya, karena jalan tersebut, hari ini jika dilihat memang sudah tidak layak lagi. Jalannya berlubang, licin ketika hujan, dan sempit,” cetusnya.

Jalan tersebut katanya merupakan akses terpenting, terutama ketika hendak menghadiri kegiatan kecamatan. “Ketika kami ada kegiatan di Kecamatan tentulah kami harus menggunakan jalan itu. Nah, begitu juga dengan masyarakat kami. Terlebih juga ketika jalan itu sudah bagus, tetunya urusan kami di Desa Selading ini bisa menjadi mudah,” tutupnya. (KP).


Laporan : Riduan


 


Memuat...