Universitas Brawijaya Malang Lakukan Pengabdian Peningkatan Bumdes di 3 Desa Kabupaten Bintan

oleh -201 views
Foto : Kedatangan Tim DM KKN-T Universitas Brawijaya di Tanjung Uban, Kabupaten Bintan

SETELAH tahun lalu sukses dengan Program KKN-T di Desa Pengudang, dan Berakit, tahun ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UB Malang mengirimkan pasukannya lagi dalam program Doktor Mengabdi dan Kuliah Kerja Nyata Tematik (DM KKN-T) Bintan, sebanyak 8 orang mahasiswa dari segala jurusan yang ada di Universitas Brawijaya, dengan satu asisten dosen, dan ketua program DM KKN-T yaitu Dr. Panji Deoranto, STP, MP mengusung tema Peningkatan Kualitas Sumber Daya dan Kinerja Badan Usaha Milik Desa dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah Menuju Desa Wisata Berkelanjutan di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Program ini ditujukan secara khusus di 3 desa, yaitu Desa Pengudang, Desa Malang Rapat, dan Desa Teluk Sebong, dan dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan.

Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong menjadi tempat singgah pertama kali yang dipilih, mengingat tahun ini merupakan tahun ketiga kedatangan tim DM KKN-T di desa ini, sekaligus melanjutkan program dari tahun sebelumnya. Di sana, program yang dilakukan antara lain: membantu dalam pengurusan P-IRT, dan Halal untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) yang ada di desa, membantu dalam memberikan peralatan UKM yang dibutuhkan, sekaligus membantu dalam pemasaran kerajinan botol dari bambu. Selain itu, program lain yaitu ikut serta dalam mengupdate berita di website desa, dan program tambahan berupa peningkatan kualitas pendidikan dasar di desa. Selain program yang dikerjakan di Desa Pengudang, mahasiswa juga aktif ikut serta dalam program yang diadakan oleh desa, dan mengadakan acara bakar-bakar ikan laut dalam rangka mengakrabkan diri dengan masyarakat desa.

Foto : Kedatangan Tim DM KKN-T Universitas Brawijaya di Tanjung Uban, Kabupaten Bintan

Setelah 10 hari di Desa Pengudang, mahasiswa melanjutkan programnya di Kecamatan Gunung Kijang, yaitu di Desa Malang Rapat. Di sana, mahasiswa memiliki program yang hampir sama dengan desa sebelumnya, dan juga sudah mulai mengerjakan program utama dari program DM KKN-T berupa webinar pariwisata, dan peningkatan bumdes yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, dan Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Bintan. Kedua program tersebut diharapkan dapat membantu Kabupaten Bintan dalam memperkenalkan panorama alam indah yang dimiliki Kabupaten Bintan ke seluruh masyarakat baik dalam maupun luar negeri, dan juga dapat menyukseskan program DM KKN-T sesuai tema yang diusung tahun ini.

Desa Teluk Bakau merupakan persinggahan terakhir dalam program DM KKN-T UB, dengan program pengurusan P-IRT, dan Halal untuk UKM desa, dan memberikan peralatan yang dibutuhkan UKM. Selain itu, program tambahan dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar di desa juga dilakukan, dan tentu saja program dalam peningkatan bumdes Teluk Bakau juga dikoordinasikan, dan dilaksanakan sesuai dengan permintaan dan kesanggupan tim. Mahasiswa juga membantu dalam mengupdate berita di website desa, dan program permintaan dari desa yaitu membantu dalam merenovasi gedung yang tak terpakai yang ada di wilayah kantor desa. Program kerja yang ada, dilaksanakan semaksimalkan mungkin dalam kurun waktu yang tidak lama.

Semua program kerja yang dilakukan mahasiswa selama di 3 desa tersebut, diharapkan dapat berkelanjutan, dan membantu desa dalam peningkatan bumdes, dan ekonomi desa. Semua mahasiswa yang awalnya hanya sebagai tamu di desa orang, sekarang seolah menjadi keluarga baru di desa sendiri, dan masyarakat yang menyambut baik program yang diusung oleh DM KKN-T UB sangat membantu mahasiswa dalam memperlancar selesainya program ini. (***).


Kontributor : Pebriyanti dari DM KKN-T Universitas Brawijaya