Bright PLN Batam Memohon Maaf  Atas Padamnya Listrik di Batam dan Bintan

oleh -237 views
Permohonan-Maaf-Bright-PLN-Batam

TANJUNGPINANG (KP),- Di kutip dari release yang di sampaikan pada Kamis, (04 Juni 2020) bahwa, padamnya listrik di Batam dan Bintan tadi malam, yang dimulai sejak pukul 19:25 WIB, diawali dengan sambaran petir yang kuat pada salah satu ruas transmisi 150 kV sehingga, menyebabkan sistem kelistrikan Batam dan Bintan padam. Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid, mengatakan bahwa walaupun terjadi sambaran petir yang kuat pada sistem kelistrikan Batam-Bintan, namun semua pembangkit dalam kondisi aman.

Pemulihan sistem kelistrikan Batam-Bintan, dimulai pukul 19:27 WIB dengan mengoperasikan PLTD Sekupang, yang memang disiapkan sebagai pembangkit blackstart (start awal) disistem kelistrikan Batam-Bintan.

“Untuk pemulihan sistem kelistrikan tidak dapat instan, karena membutuhkan tahapan diantaranya, persiapan operasional pembangkit dan berbagai parameter sistem kelistrikan harus dijaga agar tetap seimbang dalam kondisi yang belum stabil”, ujar Awal.

Pada pukul 22:18 WIB salah satu pembangkit gas yaitu, PLTG ELB Unit 2 dapat bergabung dengan sistem kelistrikan kemudian diikuti oleh pembangkit-pembangkit lainya, sehingga sejak pukul 22:18 WIB listrik dapat mulai menyala secara bertahap.

Sampai dengan saat ini, masih diberlakukan pemadaman secara bergilir karena masih ada pembangkit sedang dalam proses persiapan yaitu PLTU Tanjung Kasam Unit 1 dan 2 yang diperkirakan akan masuk dalam sistem pada siang dan sore hari ini. Dengan masuknya 2 Unit PLTU Tanjung Kasam, diharapkan sistem kelistrikan Batam-Bintan kembali normal. ”Oleh karena itu diharapkan partisipasi pelanggan untuk membantu melakukan pengendalian pemakaian listrik dengan memadamkan peralatan listrik yang tidak diperlukan, “sambung Awal.

Atas kejadian tersebut manajemen PLN Batam, memohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi PLN Batam, tetap berupaya untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik ke Batam-Bintan, serta selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Sementara itu, Manager ULP Bintan Center Tanjungpinang, P.David ericson sibarani, ketika di hubungi koran perbatasan via wa mengatakan, “untuk kondisi tanjungpinang, listrik masih defisit karena belum adanya suplpy full dari Batam dan akan mengakibatkan pemadaman bergilir di Tanjungpinang jika PLTU 2 unit dari Tanjung Kasam, Tidak bisa masuk,” terangya.



Lebih lanjut David menyebutkan, “Kalau Tanjungpinang masih Defisit pak, Karna belum Supply full dari Batam, ada pemadaman bergilir dan belum bisa di pastikan, kalau PLTU Tanjung Kasam, bisa Masuk hari ini 2 unit tidak ada padam,” Jawab David  Via WA. (KP).


Laporan : Efendi Abidin

Editor : Riduan


 

 


Memuat...