Bus Tayo Bertambah Lagi

oleh -274 views
Dirjen-Perhubungan-Sekdaprov-Kalsel-dan-Anggota-DPR-RI-saat-peresmian-BRT

BANJARMASIN (KP),- Siapa yang memulai panggilan bus BRT ini dengan sebutan bus Tayo. Tapi, hampir di seluruh Indonesia, Gubernur Kalsel lihat bus Damri ini dikasih nama demikian. Mungkin karena karakter bus nya mirip dalam serial animasi ‘Tayo the little bus’.

Akhirnya semua menyebutnya dengan bus Tayo, padahal aslinya adalah bus BRT, alias Bus Rapid Transit Banjarbakula. Bus ini diberikan oleh Kementrian Perhubungan untuk moda angkutan massal suatu daerah dengan harga murah terjangkau, nyaman dan melayani rute popular dengan harapan banyak orang meninggalkan penggunanaan angkutan pribadi.

Bus ini ngetop bukan hanya karena panggilannya, tapi juga lantaran tarifnya yang murah,  sejuk karena ada AC dan busnya dlm kondisi baru, tersedia banyak halte dan rutenya yang banyak dilalui orang.

Hari Senin (17/2/2020) bus Tayo nambah armada lagi. Dua unit, tapi khusus melayani rute Terminal Gambut Barakat – Bandara Internasional Syamsudin Noor bolak balik.

Peluncurannya dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, dan mewakili Gubernur Kalsel,  Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie, didampingi Anggota Komisi V Bidang Infrastruktur dan Perhubungan DPR RI, HM Rifqinizamy Karsayuda.

Dengan begitu, jumlah Bus Tayo ini menjadi 11 buah. Sebelumnya ada 9 bus yang melayani rute paling banyak penumpangnya, Banjarmasin-Banjarbaru. BRT ini nantinya juga akan melayani kawasan metropolitan Banjarbakula (Banjarmasin, Banjarbaru, Kab Banjar, Kab Barito Kuala & Tanah Laut).

Sejak program BRT Banjarbakula kita luncurkan, 14 Agustus 2019, penggemar bus Tayo kian bejubel, faktor muat penumpangnya mencapai  60%. Tahun ini Insya Allah akan nambah 3 unit lagi, berasal dari dana APBD Kalsel.



Gubernur mengucapkan terima kasih kepada Kementrian Perhubungan, Komisi V DPR RI dan juga kepada para fans nya bus Tayo. Ayo naik Tayo. (KP).


Laporan : Adam Subayu



Memuat...