Damkar Hadir Atasi Covid-19 Jalankan Tugas Bidang Penanggulangan Bencana

oleh -513 views
Kepala-Dinas-Pemadam-Kebakaran-Kabupaten-Natuna-Natuna-Syawal-Saleh-SE

NATUNA (KP),- Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Natuna, Syawal Saleh, mengatakan keterlibatan dinasnya terkait Covid-19 sesuai dengan bidang yang dimiliki.

Salah satu yakni Bidang Penanggulangan Bencana yang mempunyai tugas merencanakan, menyusun dan mengevakuasi pelaksanaan kebijakan, perumusan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan program kegiatan penangulangan bencana daerah.

Termasuk penyelenggaraan bahan dalam rangka memfasilitasi pelaksaan kegiatan penanganan masalah bencana. Pembinaan dan pengawasan bidang penanggulangan bencana di setiap kecamatan dan kelurahan. Hingga pelaksanaan dan pengarah penanggulangan bencana, evakuasi, logistic, rehabilitas dan rekonstruksi, serta melaksanakan Standart Pelayanan Minimal (SPM) di bidang penanggulangan bencana.

“Kebetulan Dinas Damkar ini memiliki salah satu tugas penyelenggaran di bidang kebencanaan. Jadi bencana itu ada dua kategori. Ada bencana alam dan non alam. Nah Covid-19 ini adalah salah satu bencana non alam, masuk juga dalam situasi kami,” kata Syawal kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Jum’at 19 Juni 2020.

Kata Syawal, selain membantu pemerintah mengatasi Covid-19, pihaknya juga aktif menangani bencana yang terjadi di Natuna. “Misalnya ada banjir, kami juga aktif mengatasinya. Untuk Covid-19 kami juga masuk dalam gugus tugas. Saya sendiri ditunjuk sebagai Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Natuna,” ujarnya.

Atas amanah itu, Syawal memastikan pihaknya telah melakukan berbagai upaya positif dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Natuna. “Jadi kita juga melakukan kegiatan sosialisasi di bidang Covid-19. Sebagai Sekretaris Covid-19 saya juga ditugaskan untuk menyelesaikan administrasi sesuai dengan surat edaran Bupati Natuna,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Syawal mengaku tidak keberatan rasionalisasi sebesar 50 persen anggaran di dinasnya. Karena anggaran yang dirasionalisasikan tersebut mendukung pemerintah pusat mengatasai Covid-19.



“Kita juga sama seperti dinas-dinas lain turut mendukung program pemerintah. Anggaran kami juga dirasionalisasikan sebesar 50 persen, baik pembelanjaan modal maupun barang dan jasa. Jadi sampai kapan belum tahu, karena kita tidak tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir. Yang jelas sampai bulan Desember 2020 ini anggaran kita sudah terpangkas,” jelasnya.

Meski anggaran dirasionalisasi sebesar 50 persen, namun aktifitas tetap terus berjalan. “Alhamdulillah untuk aktifitas yang sifatnya penting tetap berjalan, seperti pengendalian kebakaran. Tapi kalau untuk peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat itu, kita tunda dulu. Misalnya pelatihan dan sosialisasi-sosialisasi kemasyarakatan tentang penanggulangan kebakaran,” tuturnya.

Sebagai Kadis Damkar Natuna, Syawal rencananya akan memprioritaskan kegiatan pengendalian kebakaran dan pertolongan terkait bencana-bencana serta bimbingan teknis kepada masyarakat. “Saya berharap masyarakat dapat terlayani disaat terkena musibah seperti kebakaran, banjir dan lain-lain yang bersifat kebencanaan. Kami ingin masyarakat mendapatkan kepuasaan atas pelayanan yang diberikan,” pungkasnya.

Tapi, lanjut Syawal sekarang ini kita masih menunggu kondisinya seperti apa pada tahun 2021 nanti. “Artinya kita lihat apa ada perubahan. Kalau memang ada perubahan kita akan menyesuaikannya sesuai dengan perintah dari pimpinan,” tutupnya. (KP).


Laporan : Boy Iqbal / Hamzah


 


Memuat...