Dinas Sosial Apresiasi Kinerja Pemerintah Desa Sungai Ulu Pecahkan Masalah Data Ganda

oleh -268 views
Poto-bersama-Kadis-Sosial-Kabupaten-Natuna-Purwanti-saat-menghadiri-sosialisasi-di-Desa-Sungai-Ulu

SUNGAI ULU (KP),- Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Natuna, Purwanti menghadiri kegiatan sosialisasi temuan data ganda penerima bantuan sosial akibat dampak Covid-19, di Desa Sungai Ulu pada Kamis, (4/6/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan Desa Sungai Ulu. Turut hadir, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Natuna, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas DPMD, Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua BPD beserta masyarakat Desa Sungai Ulu.

Kepada koranperbatasan.com Purwanti, menyebutkan bahwa dirinya diundang oleh Pemerintah Desa Sungai Ulu, untuk menghadiri kegitan sosialisasi tersebut. “Kita hari ini memang diundang oleh Pemerintah Desa Sungai Ulu. Kita diminta untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait permasalahan-permasalahan yang ada diantaranya, data penerima bantuan ganda, itu salah satunya,” kata Purwanti.

Pada kesempatan itu, selaku Kepala Dinas Sosial, Purwanti diberi berkesempatan untuk menjawab beberapa pertanyaan dari masyarakat. “Masyarakat yang ada tadi banyak bertanya, namun sudah kami jelaskan dan berikan pemahaman. Kerena bukan kapasitas pemerintah desa untuk menjawab serta menjelaskan masalah ini kepada mereka,” ujarnya.

Lebih jauh Purwanti mengatakan, terkait protes dari kelompok nelayan Desa Sungai Ulu, yang terjadi beberapa waktu lalu, sudah ada solusi dan sudah dijelaskan oleh Kepala Dinas Prikanan, saat sosialisasi berlangsung.

 “Kemudian mengenai protes dari Kelompok Nelayan Desa Sungai Ulu, beberapa waktu lalu, terkait mereka tidak mendapatkan bantuan dan tidak dimasukkan namanya, tadi mereka mempertanyakan hal itu dan sudah dijelaskan juga satu persatu pelaksanaannya seperti apa,” terangnya.

Pihak desa pun, lanjut Purwanti ingin memasukan nama mereka. Cuma mereka takut pendataan dari Dinas Perikanan tidak dapat. Tetapi tadi sudah dijelaskan oleh Kepala Dinas Prikanan, bahwa pendataan untuk memenuhi data kementerian oleh Dinas Perikanan tidak ada jaminan akan ada bantuan.



“Tadikan solusinya sudah ada bahwa, uangnya masih ada salah satunya dari dana desa. Dengan pengembalian bantuan orang yang menerima double tadi itu. Kan ada masyarakat yang menerima double sebanyak 51 orang. Sedangkan untuk kelompok nelayan ini sebanyak 26 orang. Iya bisa ditutup lah, kan selesai masalahnya,” tegas Purwanti.

Purwanti mengatakan kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sungai Ulu, terkait temuan data ganda penerima bantuan sosial terdampak Covid-19 memiliki nilai positif.

“Jadi hal positif yang bisa diambil dari kegiatan hari ini salah satunya, kita bisa menyelesaikan masalah ini, sehingga tidak sampai ke penegak hukum. Dengan adanya musyawarah seperti ini bagus, karena kita dapat menyelesaikan masalahnya, sehingga tidak terjadi hal-hal tidak kita inginkan. Sebelum terjadi hal-hal yang buruk, kita sudah dapat menyelasaikannya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Sebagai Kepala Dinas Sosial, Purwanti berharap daerah-daerah atau desa-desa lain jika ada masalah atau terjadi sesuatu terkait bansos ini, alangkah baiknya dirembuk dan dimusyawarahkan seperti ini. “Langsung kepada ahlinya, supaya tidak terjadi simpang siur, itu harapan kita,” tutupnya. (KP).


 Laporan : Riduan/yani


 


Memuat...