Disdik Sebut Siswa Konvoi dan Mencoret Tugu Bisa Terkena Sangsi Penundaan Ijazah

oleh -733 views
Pelajar-yang-merayakan-kelulusan-dengan-konvoi-dan-mencoret-patung-tugu-motivasi-pemuda-saat-diamanakan

TANJUNGPINANG (KP),- Kelakuan tidak terpuji para pelajar yang merayakan kelulusan dengan konvoi dan mencoret patung tugu motivasi pemuda di Jalan Sukarno Hatta, meski sudah dilarang, mendapat perhatian serius dan membuat gerah Kabid SMK  Irwan Panggabean.

Bersama pihak Polres  Tanjungpinang Satuan Lalulintas, patung tugu motivasi yang telah di coret-coret diperintahkan di cat kembali dengan pengawasan ketat, Minggu 3 Mei 2020 pagi. Terlihat beberapa orang mengecat kembali tugu motivasi yang berada di persimpangan Jalan Wiratno dan Sukarno Hatta ini sampai kembali bersih dengan diawasi oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan Polres Tanjungpinang.

Ditemui koranperbatsan.com, Kabid SMK Disdik Provinsi Kepri, Irwan Panggabean mengaku sangat menyayangkan kelakuan para siswa yang telah melaksanakan konvoi bahkan mencoret-coret patung motivasi meski sudah dihimbau untuk tidak melaksanakan konvoi oleh Disdik.

“Kita selaku Dinas Pendidikan Provinsi Kepri amat sangat menyayangkan hal ini, karena apa? Kita sudah sedemikian rupa mengantisipasi hal ini, antara Dinas Pendidikan Kepri dengan Kemenag. Karna ada kaitan masalah SMA, SMK, dan SLB,”  katanya, sambil mengawasi.

Ditambahkan Irwan, pihak Disdik Provinsi Kepri telah membuat strategi dalam menghadapi situasi Covid-19 dengan belajar daring atau online termasuk juga dengan pulau terluar sehingga untuk kelulusan juga menggunakan sistem online. Namun ternyata masih ada siswa yang konvoi dan mencoret-coret. Terkait dengan hal ini akan diambil tindakan untuk efek jera.



“Yang pasti untuk membuat efek jera, selain mengecat kembali tugu pemuda ini, kita pastinya nanti akan membuat sangsi. Sangsi kepada siswa, karena ada juga semalam itu, saya tangkap di Jalan Sukarno Hatta, dan ini ada juga yang langsung action tokohnya yang manjat ditangkap. Kalau itu hanya konvoi, ini ada yang lebih hebat lagi, langsung manjat,  bisa sangsi penundaan ijazah dan juga nanti dipertimbangkan kelulusannya,” tutup Irwan. (KP).


Laporan : Ependi Abidin


 


Memuat...