Disnakertrans Akan Kirimkan 10 Anak Natuna Ikuti Pelatihan Migas di Cepu

oleh -174 views
Kepala-Dinas-Tenaga-Kerja-dan-Transmigrasi-Kabupaten-Natuna-H.-Hussyaini-S.IP-

NATUNA (KP),- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepualauan Riau, akan kirimkan 10 anak daerah Natuna untuk mengikuti pelatihan Migas di Cepu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Natuna, Hussyaini. “ya benar, untuk tahun ini memang ada dari badan diklat di sana dibuka 5 kejuruan dan dari 5 kejuruan itu hanya 2 orang dari setiap kejuruannya untuk dikirim ke PPSDM Migas di Cepu Kabupaten Blora, Provinsi Jawa tengah, dan ini diadakan langsung oleh pusat bukan daerah,” kata Husyaini pada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Senin 15 Maret 2021.

Lima kejuruan tersebut meliputi pelatihan OPA Unit Ikat Beban/Rigger, Operator K3, OPA Unit Forklift, Scaffolding Level Operator, Teknik Listrik Migas Level Teknisi Sistem Utilitas.

Untuk saat ini, lanjut Husyaini para peserta sudah selesai melakukan pendaftaran dan tinggal seleksi saja. “Pesertanya adalah anak-anak putra daerah kita dan sebenarnya ini bulan Maret kita kirim, tetapi ditunda Juli nanti, mungkin karena ada kendala dari sana jadi ditunda dulu,” pungkasnya.

Sejalan dengan tahun lalu, Hussyaini mengatakan juga telah mengirim sebanyak 8 orang dengan 4 kejuruan. “Iya ini baru tahun lalu diadakan, ada 8 orang dan alhamdulilah juga lulus semua yang dikirim tahun kemarin. Sekarang mungkin sudah ada yang melamar seperti perusahaan-perusahaan yang ada di Batam dan Anambas,“ ungkapnya.

Kemudian setelah lulus mengikuti pelatihan tersebut tambah Hussyaini, para peserta akan mendapatkan sertifikat dan ilmu bahkan juga pengalaman yang akan meningkatkan peluang bagi anak Natuna dalam mencari pekerjaan.

Selaku Kepala Dinas Hussyaini, berharap pada putra-putri daerah Natuna agar dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. “Kepada anak-anak kita dapat memanfaatkan peluang seperti ini, jangan diabaikan. Mari kita sama-sama bekerja jangan kita pikirkan sekarang, tetapi kita pikirkan kedepan. Dengan adanya SDM seperti ini artinya putra-putri daerah kita sudah siap dan sudah punya keterampilan di bidang Migas maupun bidang lainnya. (KP).




Laporan : Sandi