Dinsos Anambas Perlu Waktu Cairkan Bansos Pandemi Covid-19

oleh -263 views
Odi Karyadi, S.Sos, Kadinsos Anambas

ANAMBAS (KP) – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas), Odi Karyadi, S.Sos membenaekan ada banyak program bantuan sosial bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan melalui Kementerian Sosial selama masa pandemi Covid-19.

Mulai dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan non tunai hingga bantuan sosial tunai guna memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan terdampak Covid-19. Selain melalui dinas sosial ada juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan melalui pemerintah desa.

“Bantuan desa ini juga bersumber dari APBN Dana Desa diberikan kepada masyarakat miskin, rentan miskin dan masyarakat terdampak Covid-19 disetiap desa. Alhamdulillah sudah jalan dan sudah ada yang sampai  lima bulan, enam bulan bahkan tujuh bulan,” terang Odi Karyadi, menjawab koranperbatasan.com diruang dinasnya, Senin 29 Maret 2021.

Kata Odi, bantuan yang rencananya akan disalurkan setiap bulan selama masa pandemi Covid-19 tersebut untuk bulan Januari tahun 2021 sudah berhasil disalurkan. Pencairan berikutnya sedang memasuki proses tahapan.

“Penyalurannya melalui Bank Himbara ini adalah penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) khusus untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Silakan mengakses langsung bantuannya melalui kartu tersebut,” ujarnya.

Sedangkan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan dalam bentuk tunai secara kes langsung ke rekening masing-masing penerima. Bentuk dana bantuan non-tunai juga dilakukan melalui bank,” jelasnya.

Menurut Odi, para penerima bantuan juga bisa berbelanja kebutuhan pokok di warung-warung terdekat. “Jadi bantuan sosial prioritas utama kita adalah masyarakat miskin atau masyarakat rentan miskin yang belum terdaftar.



Untuk bantuan sosial yang dikucurkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun ini belum semuanya tersalurkan karena masih dalam pengkajian data.

“Kalau yang APBD belum, masih dalam tahap pengumpulan data dan verifikasi uji data. Jadi kita tidak mau data itu asal jadi, makanya kita cek lagi dilapangan, nah ini perlu waktu,” ungkapnya.

Odi menjelaskan Dinsos Anambas juga sedang berencana menyiapkan bantuan tersebut untuk disalurkan melalui pemerintah kelurahan karena desa sudah ada BLT.

“Kasian kelurahan, makanya kita berencana memasukan anggaran itu. Jadi satu Kepala Kelurga (KK) akan menerima Rp 300 ribu perbulan sesuai dengan sasaran nasional,” jelasnya.

Berdasarkan target, Odi memastikan bantuan akan disalurkan sebelum lebaran. “Jelang lebaran harus terealisasikan, tapi kalau memang bisa bulan puasa ini sudah terealisasi. Kita lihat kondisi, target kami kalau bisa sebelum puasa atau sebelum lebaran, tergantung kesiapan data,” tuturnya.

Melalui upaya validasi data, Odi berharap tidak ada lagi laporan miring dari masyarakat terkait kelayakan si penerima bantuan tersebut.

“Makanya kami akan turun cek datanya. Harapan kami bantuan ini bisa tepat sasaran, tepat guna, tepat waktu dan tepat kualitas. Jadi bansos ini diharapkan bisa membantu ekonomi masyarakat, paling tidak dari segi kebutuhan pokoknya bisa terpenuhi dulu,” tutupnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra



Memuat...