Stok Aman Harga Stabil Kesiapan Sembako di Anambas Tergantung Transportasi Laut

oleh -211 views
Usman, ST Kadisperindag Anambas

ANAMBAS (KP) – Memastikan kesiapan stok sembilan bahan pokok (sembako) selama Ramadhan 1442 Hijriyah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian, Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas), Usman, ST memastikan pihaknya bersama beberapa instansi terkait sudah melakukan pengecekan ke pasar-pasar yang ada di Anambas.

Kata Usman pengecekan stok sembako tersebut dilakukan oleh dinasnya bersama dengan pihak TNI-Polri, Dinas Kesehatan, Kabag Ekonomi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Anambas.

“Alhamdulillah barang-barang itu tersedia cukup untuk selama bulan puasa tahun ini,” terangnya kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya Rabu, 14 April 2021.

Menurut Usaman, kepastian kesiapan stok sembako agar tetap ada di Anambas juga akan dilakukan pengecekan ulang pada pertengahan hingga akhir Ramadhan nanti.

“Nanti berjalannya waktu pertengahan puasa sampai ahir puasa hingga masuk lebaran kita akan cek lagi,” ujarnya.

Saat ini Usman berharap transportasi angkutan barang khusus sembako bisa tetap terus beroperasi agar kesiapan stok terpenuhi.

“Karena ini barang dari luar semua, maka yang kita harapkan adalah kapal sebagai alat tranportasi pengangkutan barang tetap lancar, supaya semuanya bisa tersediakan. Kalau dari sisi harga kita lihat masih stabil dari pada sebelum-sebelum,” tuturnya.



Usman menjelaskan berdasarkan hasil tinjau lapangan stok sembako yang ada saat ini diperkirakan masih bisa bertahan sampai lebaran nanti. Hal itu dikarenakan kapal-kapal angkutan terpantau terus membawa muatan sembako ke Anambas.

“Beberapa tahun terakhir ini alhamdulillah tidak pernah habis dan tidak pernah putus karena Kapal Tol Laut masuk terus. Dulu kita pernah macet itu karena tranportasinya tidak masuk,” jelasnya.

Usman juga mengakui sampai detik ini harga jual beli sembako di Anambas masih terkontrol bahkan berada dalam kondisi stabil.

“Semalam kita turun ngecek belum ada yang naik masih sama tetap stabil dari bulan kemarin. Memang tahun ini kami tidak ada program khusus misalnya sembako murah atau sejenisnya,” pungkas Usman.

Program kami lanjut Usman, hanya sebatas melakukan pengecekan mengontrol kesiapan stok semabko di pasar yang dijual oleh para pedagang.

“Jadi petugas kami hanya mengawasi turun mengecek dilapangan, staf kami turun ngecek dalam satu minggu sampai dua atau tiga kali. Tapi kalau seperti program pasar murah dan pembagian sembako memang tidak,” sebutnya.

Sebagai Kadisperindag Anambas, Usman berharap barang-barang kebutuhan pokok di pasar Anambas tetap tersedia dengan harga terjangkau.

“Mudahan cuaca seperti ini terus bersahabat, gelombangnya tidak tinggi lautnya tenang dan kapal-kapal tetap terus masuk. Kalau laut bergejolak kami Disperindag mulai was-was takut kapal kargo tidak bisa masuk, kemudian kapal feri juga tidak jalan,” ungkapnya.

Kata Usman jika cuaca tenang hati kami pun ikut menjadi tenang, karena keluar masuk barang-barang kebutuhan pokok lancar.

“Semoga transportasi seperti kapal kargo lancer, karena memang orang kita sini tergantung kapal kargo itu, kita tidak ada produksi sendiri di dalam,” tutupnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra