Keberhasilan Lobi-lobi Bupati dan Wakil Bupati Menuju Anambas Merdeka Sinyal

oleh -427 views
Rombongan Tim Telkom turun meninjau lokasi mencari titik koordinat

ANAMBAS (KP) – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas) Abdul Haris bersama wakilnya Wan Zuhendra berhasil dan mendapatkan titik terang dari upaya melobi Kementerian Kominfo dan Operator BUMN Telkom Grouf terkait penambahan peningkatan dan perluasan jaringan akses telekomunikasi sinyal 4G Telkomsel dibeberapa titik lokasi di wilayah Anambas.

Upaya lobi-lobi yang dilakukan adalah meminta pihak Telkom segera membangun Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) fiber optic bawah laut guna memperkuat sinyal internet dan seluler di wilayah Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Palmatak pada tahun 2021 ini.

Menurut Bupati Anambas, Abdul Haris, para konsultan dan pihak Telkom sudah turun ke Kecamatan Jemaja dan Pulau Matak didampingi dinas terkait mensurvey lokasi pergelaran lending point kabel laut kabel optik yang menghubungkan Tarempa ke Pulaua Jemaja dan dari Tarempa ke Pulau Matak.

“Alhamdulillah, saat ini Tim Konsultan dan pihak Telkom Group sudah datang hari ini, Senin 26 April 2021 melakukan survei kedua lokasi tersebut,” terangnya.

Kata Abdul Haris, dengan turunnya tim tersebut, pembangunan kabel optik yang sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat Anambas itu semoga cepat dilaksanakan.

”Kita minta nantinya pihak Telkom  mengerjakan pekerjaan untuk fokus di Anambas dalam pekerjaan kabel bawah laut agar bisa segera terselesaikan dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.



Selain itu, Abdul Haris memastikan dirinya bersama Wan Zuhendra, Wakil Bupati Anambas akan giat melakukan lobi-lobi dengan pihak kementerian untuk mendapatkan anggaran pembangunan di Anambas.

“Saya bersama Pak Wan Zuhendra terus menerobos ke kementrian untuk mendapatkan pembangunan untuk Anambas melalui anggaran pusat. Dengan masa jabatan tidak sampai satu periode hanya berkisar tiga tahun lebih ini, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk percepatan pembangunan di Anambas,” tambahnya.

Sejalan dengan hal itu, Kadiskominfotik Anambas, Japrizal membenarkan bawah, telah turun menijau lokasi tujuh orang Tim Telkom terdiri dari Konsultan Tim Telkom Pusat beserta Kepala Kantel Telkom Tarempa bersama Diskominfotik Anambas, Camat Jemaja dan Kades Matak mendampingi mencari koordinat untuk ditinjau lokasinya.

“Nanti hasil dari peninjauan lokasi tersebut akan dibuat dokumennya dan akan dilaporkan ke Telkom untuk tahapan lebih lanjut,” ungkap Japrizal.

Menurut Japrizal pembangunan pegelaran kabel optik bawa laut butuh tahapan panjang karena banyak proses yang harus dilalui seperti prizinan, pemesanan kabel, pegelaran dan tahapan lainnya.

“Tergelarnya kabel optik bawah laut ini tentunya akan mengatasi kesenjangan digital, mempercepat trasformasi digital dan upaya pemerintah daerah dalam pemerataan akses telekomunikasi di wilayah Anambas. Tentunya dalam upaya mewujudkan Anambas merdeka sinyal percepatan pemanfaatan banckbone pala paring barat yang dibangun oleh Bakti-Kemenkominfo Repunlik Indonesia,” ujarnya.

Japrizal menjelaskan selain survey kabel bawah laut yang akan dibangun Telkom, beliau juga menyampaikan akan ada dua titik lokasi penambahan Tower BTS Reguler yang akan dibangun oleh Telkomsel yaitu di Desa Teluk Sunting Kecamatan Siantan Tengah yang sinyalnya akan menjangkau Desa Teluk Siantan, Dusun Muntai dan sebagian Desa Langir. Sedangkan titik lokasi yang kedua akan dibangun di Desa Ladan.

“Dalam peningkatan perluasan layanan Sinyal 4G Telkomsel dimana kita ketahui sebelumnya juga Telkomsel sudah selesai membangun BTS sinyal 4G di Kecamatan Siantan Utara dan di Desa Batu Belah Kecamatan Siantan Timur yang awal tahun on air dan sudah dirasakana layanannya oleh masyarakat,” terangnya.

Lebih jauh disampaikan Japrizal, upaya lobi-lobi yang telah berhasil dilakukan oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut, Anambas juga akan mendapat bantuan program Tower BTS Sinyal 4G yang akan dibangun oleh Kementrian Kominfo dalam Program USO Tower BTS Perbatasan sebanyak 12 titik lokasi tersebar di wilayah Anambas.

“Diantaranya 5 lokasi berada di Pulau Jemaja dan 7 lokasi tersebar di Kecamatan Siantan Selatan, Siantan Timur, Siantan Utara, Siantan Tengah dimana pelaksanaan tersebut akan dibangun tahun 2021, kita  lagi menunggu jadwal tim survey dari Bakti-Kemenkominfo turun memastikan titik lokasi yang sudah diusulkan dan sudah dibahas,” pungkasnya. (KP).



Laporan : Asril Masbah