Dinkes Baru Terima Rp 14 Milyar, Tenaga Kesehatan Dapat Tambahan Penghasilan Rp 1 Juta

oleh -583 views
Kabid Kesmas, Feri Oktavia

ANAMBAS (KP) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas), Provinsi Kepulauan Riau, Herianto melalui Kepala Bidang Kesehatan (Kabid Kesmas), Feri Oktavia memastikan pihanya baru menerima Rp 14 milyar dari total 29,4 milyar jumlah anggaran untuk penanganagn Covid-19 di dinasnya.

Menurut Feri Oktavia, jumlah tersebut dipastikannya berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang ada di dinasnya saat ini khusus untuk penanganan Covid-19.

“Terkait dengan Rp 29,4 milyar itu yang ada di DPA kami baru Rp 14 miliaran, informasi dari BKD nanti akan ada refokusing dan sekarang lagi proses merefokusing mungkin akan ditambah lagi Rp 15 milyar makanya Rp 29 milyar,” terang Feri Oktavia kepada koranperbatasan.com di ruang tamu Dinkes Anambas, Selasa 01 Juni 2021.

Kata Feri Oktavia, selain itu terkait pengangan Covi-19 Dinkes Anambaas pada tahun ini juga mendapat program penunjang urusan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Ada tambahan penghasilan bagi tenaga kesehatan dan para dinas kesehatan, mendapatkan Rp 1 juta perorang, kemudian program upaya pemenuhan kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut berdasarkan pengalaman pada tahun 2020 dimana Dinkes Anambas mendapatkan BOK tambahan pemberian insentif pada tenaga kesehatan yang melakukan kegiatan medis seperti di Puskesmas melakukan tracing dan penyelidikan epidemiologi di Rumah Sakit.



“Dia menyelenggarakan rujukan pasien, nah itu dapat dari pusat di tahun 2021 kebijakan pusat itu berganti BOK tambahan dan sudah masuk ke daerah, jadi Silva di angggarkan kembali  untuk insentif seperti halnya tahun 2020,” pungkasnya.

Penanganan Covid-19 tadi, lanjut  Feri Oktavia nantinya akan disesuaikan dengan petunjuk yang terbaru yakni mengacu kepada petunjuk menteri kesehatan mengenai tatacara pembayarannya.

“Jadi untuk Rp 29 milyar itu belum ada DPA kami, sedangkan yang Rp 15 milyar baru tahap refokusing untuk kita menganggarkan lagi. Kemudian yang Rp 8 milyar itu adalah  tambahan penghasilan,” tuturnya.

Feri Oktavia menjelaskan, setiap masing-masing PNS dan PTT di Dinas Kesehatan dan Paskes secara keseluruhan mendapatkan tambahan sebesar Rp 1 juta sedangkan PTT mendapatkan tambahan sebesar Rp 500 ribu.

“Intinya seperti itu yang ada di DPA kami saat ini, kemudian  kalau dengan adanya refokusing kita memang ada penambahan Rp 15 milyar lagi untuk penanganan Covid-19 dan lagi kami buat RAB-nya termasuk dalam hal penyelenggaraan jenazah, semuanya masuk,” ungkapnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra