Natuna Sedang Berkembang Konsumsi Listrik dan Air Bersih Meningkat

oleh -207 views
Bupati Natuna, Wan Siswandi menyampaikan kondisi air bersih dan daya listrik kepada pengurus PWI Natuna

NATUNA – Kebutuhan masyarakat terhadap daya listrik dan air bersih semakin meningkat. Bupati Kabupaten Natuna Wan Siswandi memutuskan memasukkan dua kebutuhan tersebut, sebagai skala prioritas untuk disampaikan ke pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait agar direalisasikan.

Menurut Wan Siswandi, saat ini ketersedian daya listrik di Natuna mulai menipis, dikarenakan pemakai samakin banyak dan perlu adanya penambahan daya, begitu juga dengan air bersih. Kondisi saat ini berbeda dengan beberapa tahun lalu, dimana ketersedian daya listrik masih berlebih bahkan ada daya cadangan untuk mengatasi beban puncak.

“Kita bisa lihat, sekarag konsumsi listrik semakin meningkat, ini menandakan pemakai semakin ramai, jadi listrik harus kita usulkan penambahan daya ke pemerintah agar tidak kekurangan lagi,” ujar Wan Siswandi ketika menerima kunjungan silaturahmi PWI Natuna di ruang kerjanya, Senin, 01 November 2021.

Kata Wan Siswandi, meningkatnya kebutuhan listrik dan air bersih di Natuna, menandakan bahwa daerah sedang berkembang dan penduduk mulai ramai. Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat harus terpenuhi maksimal untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Suasana silaturahmi PWI Natuna dengan Bupati Natuna Wan Siswandi.

“Dulu kita masih berlebih daya listrik sekarang malah berkurang, ini menandakan kita sudah mulai ramai dan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, bisa dibilang daerah kita sedang berkembang,“ ungkapnya.

Selain listrik, lanjut Wan Siswandi, Natuna juga sering mengalami kerisis air bersih terutama pada musim panas. Hal itu terjadi karena debid air bersih yang dikelola oleh PDAM saat ini tidak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wan Siswandi menggesa pembangunan embung Sebayar sebagai cadangan sumber air baku, terutama di saat musim kemarau. Menurutnya, sumber air yang ada saat ini sangat kurang bahkan disaat musim hujan. Sebab debit air yang dikelola oleh PDAM sangat terbatas,  tidak mampu menampung kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.



“Sumber air yang ada itu, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan satu kecamatan, tidak akan cukup untuk menampung kebutuhan satu kabupaten, apalagi penduduk mulai bertambah, pasti kebutuhan air bersih meningkat,” pungkasnya.

Untuk itu, ia berharap pembangunan embung Sebayar sebagai sumber air baku baru bisa terlaksana secepatnya.

“Harus ada sumber air baku tambahan, kita menggesa embung Sebayar secepatnya di bangun untuk mengatasi kekurangan air bersih, khusunya untuk mengkaper kebutuhan masyarakat Kota Ranai dan sekitarnya,” tuturnya. (KP).


Kontributor : Central PWI Natuna