Terkait Barang Milik Daerah, Hikmatul Arif : Itu Bisa Kita Pungut Retribusinya

oleh -309 views
H. Hikmatul Arif, SE, Asisten III Administrasi Umum Setda Natuna

NATUNA (KP) – Barang Milik Daerah (BMD) jika dekelola dengan baik sesuai peruntukannya juga bisa menambah jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD), oleh karena itu penatausahaan barang milik daerah ini akan segera dioptimalkan.

Menurut Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Natuna, H. Hikmatul Arif, SE, pengoptimalan barang-barang tersebut bukan berarti pemerintah daerah memanfaatkan masyarakat untuk memperoleh keuntungan.

“Retribusi ini bukan berarti pemerintah daerah mau cari keuntungan. Setidaknya dari uang retribusi ini bisa untuk pemeliharaan alatnya sendiri, karena barang-barang tersebut harus dipelihara,” ungkapnya kepada koranperbatasan.com di rung dinasnya, Selasa, 13 April 2021.

Kata Hikmatul Arif, berdasarkan Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016 telah dijelaskan tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah tersebut.

“Telah dituangkan tentang retribusi daerah dari penerimaan hasil pemanfaatan barang milik daerah ini. Rencananya ingin dilakukan karena memang selama ini belum ada penerimaan PAD dari pemanfaatan BMD tersebut. Sementara ini kita memang tidak ada pungut biaya sedikitpun,” terangnya.

Hikmatul Arif menjelaskan kedepan akan ada rencana diberlakukan pemungutan biaya kepada setiap yang menggunakan barang milik daerah seperti penyewaan penggunaan rumah-rumah dinas.

“Itu bisa kita pungut retribusinya, untuk sekarang memang tidak bayar, akan tetapi hanya diminta untuk bisa saling menjaga dan bertangungjawab saja,” pungkasnya.



Sebagai bentuk pelayanan pemerintah daerah lanjut Hikmatul Arif, terkait barang milik daerah ini jika memang penggunaannya secara jadwal itu tidak bersamaan dengan kepentingan pemerintah bisa saja dipinjamkan.

“Jadi yang jelasnya masyarakat supaya menjaga merawat juga barang milik daerah ini, jangan sampai sudah kita pinjamkan tapi tidak dirawat,” harapnya. (KP).


Laporan : Sandi Kurniawan