Suryanto : Kedepan Natuna Tidak Lagi Bicara Pengamanan Aset

oleh -402 views
Suryanto, Kepala BPKAD Natuna

NATUNA (KP) – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Suryanto menerangkan penatausahaan barang milik daerah memang harus dioptimalkan. Manajemen penertiban aset harus dilakukan terlebih dahulu sebelum mendapatkan retribusinya.

Tujuannya agar kedepan Natuna tidak lagi berbicara tentang keberadaan dan bagaimanan pengamanan aset yang dimilikinya. Sesuai dengan Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah bagaimana pengelola memanfaatkan aset agar bisa mendatangkan PAD.

“Kedepan kita tidak berbicara itu lagi, tapi kita berbicara bagaimana aset yang ada ini kita manfaatkan untuk meningkatkan jumlah PAD,” sebut Suryanto kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Rabu 14 April 2021.

Kata Suryanto, agar bisa sampai ketahap pemanfaatan aset manjadi buah PAD diperlukan penertiban aset melalui manajemen aset.

“Rencananya akan kita lakukan manajemen aset dulu, semuanya kita lakukan penertiban aset dulu. Agar kedepannya kita tidak lagi berbicara mengenai keberadaannya kemudian keamanan asset itu,” pungkasnya.

Menurut Suryanto, penertiban aset di daerah juga merupakan konsentrasi pemerintah pusat dengan KPK. Keamanan dan penertiban aset  melalui sebuah manajemen aset memang merupakan konsentrasi pemerintah pusat.

“Memang banyak kadang-kadang orang setelah selesai jabatan ternyata mereka memiliki ini, terus alasannya ini sekarang nggak bisa lagi,” ungkapnya.



Suryanto berharap kedepan manajemen aset bisa lebih baik lagi sehingga bisa tertib dan bisa dimanfaatkan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (KP).


Laporan : Sandi Kurniawan