Pasca Tertangkapnya Tujuh Nelayan, Camat Midai Minta Masyarakat Tidak Lagi Mengebom Ikan

oleh -641 views
Jaunal Apandi, S.IP, Camat Midai

NATUNA (KP) – Camat Midai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Jaunal Apandi, S.IP mendukung penuh kinerja aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan pelaku bom ikan di wilayah perairan laut Kecamatan Midai.

Selain menyayangkan perbuatan yang dilakukan oleh warga, Jaunal juga memberikan apresiasi kepada Sat Polairud Polres Natuna yang telah berhasil mengamankan tujuh orang pelaku bom ikan diwilayah kerjanya.

“Sangat disayangkan karena sebelumnya sudah pernah dibuat perjanjian dengan pihak Kepolisian untuk tidak melakukan lagi perbuatan yang melangar hukum itu,” kata Jaunal kepada koranperbatasan.com di Kedai Kopi Ayong, Ranai, Senin 31 Mei 2021.

Menurutnya, pekerjaan mengambil ikan menggunakan bahan peledak benar-benar sangat merugikan dan dapat merusak kelestarian laut.

Jaunal Apandi, saat berada di Kedai Kopi Ayong, Ranai, Senin 31 Mei 2021

“Iya tentu ini sangat merusak seperti merusak terumbu karang yang menjadi tempat ikan bermain dan berlindung sekaligus merusak ekosistem bawah laut,” ujar Jaunal.

Jaunal menerangkan jauh hari sebelum terjadi penangkapan pihak Polsek Kecamatan Midai maupun Polres Natuna telah menghimbau kepada seluruh masyarakat nelayan agar tidak melakukan kegiatan terlarang yang dapat merusak segala ekosistem laut.

“Jadi memang benar masyarakat nelayan kita sudah pernah diberitahu oleh pihak Polres Natuna dan Polsek Midai untuk tidak lagi melakukan pekerjaan yang melanggar hukum itu,” terangnya.



Sebagai Camat Midai, Jaunal berharap masyarakat khususnya nelayan agar bisa menyadari betapa pentingnya menjaga kelestarian laut.

“Kedepannya marilah kita betul-betul jaga lingkungan dan ekosistim laut karena kita punya anak cucu dan punya masa depan karena laut merupakan sumber kehidupan utama masyarakat kita,” pungkasnya. (KP).


Laporan : Sandi Kurniawan