Sempena Hari Jadi Kota Ranai Mimpi Punya Wali Kota Sendiri

oleh -311 views
Syuparman, SE, Lurah Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna Provinsi Kepri.

NATUNA Melihat perkembangan berbagai sektor pada usia 150 Tahun Kota Ranai. Lurah Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Syuparman, SE menyebutkan secara kasat mata sudah berkembang.

Manurut Syuparman, banyaknya pelaku usaha baik itu sekala kecil maupun dalam skala besar ketika bangunan jenis ruko mulai berdiri tegak membuat sektor perdagangan dan jasa di Kelurahan Ranai Kota berkembang.

“Baik itu kuliner, hotel, transportasi, yang jelas untuk usaha perdagangan dan jasa berkembang,” sebutnya menjawab koranperbatasan.com di ruang kerjanya, Rabu, 28 Juli 2021.

Kata Syuparman, sektor yang mulai menonjol saat ini ialah pariwisata. Adanya Pantai Piwang, Masjid Agung, TIC, Batu Sindu, dan Sungai Mangrove mempunyai potensi besar meskipun belum tergarapkan dengan sempurna.

“Saya anggap mulai membaik, karena Kelurahan Ranai Kota pusatnya kabupaten. Tempat keluar masuknya orang menggunakan transfortasi udara itu kan disini. Menginap, hotelnya juga disini. Jadi tempat orang mau berwisata itu pasti kesini dulu, ya kan,” katanya.

Potret kondisi terkini salah satu sudut Kota Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, tampak berjejer bangunan jenis ruko, Jum’at, 30 Juli 2021.

Kemudian lanjut Syuparman, sektor yang belum menonjol ialah perikanan. Masih belum banyak peminat-peminat, pengusaha-pengusaha yang menekuni di bidang perikanan padahal memiliki potensi besar.

“Perikanan Natuna ini skala ekspor ke Singapura dan Malasyia ada. Ada memang hanya beberapa orang saja. Nah ini belum tergarap dengan sempurna, dan mudah-mudahan saja investor-investor lokal berminat tentang perikanan ini. Kita punya potensi laut dan ikan yang luar biasa,” ujarnya.



Syuparman menuturkan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di Kelurahan Ranai Kota mulai membaik. Orang tua hari ini berlomba-lomba untuk menyesekolahkan anaknya diberbagai bidang disiplin ilmu sesuai dengan potensi daerah.

“Nah ini saya melihat bahwa SDM kita sudah mulai bangkit. Walaupun hari ini, ketersediaan lapangan pekerjaan belum maksimal pada lulusan-lulusan sarjana-sarjana kita. Namun masyarakat mulai percaya bahwa dengan investasi pendidikan Insya Allah SDM akan semakin bagus,” tuturnya.

Potret kondisi terkini salah satu sudut Kota Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, tampak berjejer bangunan jenis ruko, Jum’at, 30 Juli 2021.

Dalam upaya membina SDM yang ada saat ini lanjut Syuparman, tentunya pemerintah juga memberikan peluang kepada putra-putri terbaik untuk ditempatkan sesuai dengan skil ilmunya.

“Bidangnya ekonomi perbankan, ini mungkin dia bisa mengurus Prusda dan PDAM katakanlah seperti itu. Jadi sesuai skill ilmu dimilikinya. Kita buka peluang kerja yang maksimal sehingga SDM–SDM yang ada terserap, tidak lari ke daerah lain. Rata-rata penyuluh perikanan diutamakan tamatan-tamatan S1 perikanan. Baik itu budidaya perikanan laut maupun darat, memang sudah mulai direkrut sesuai dengan skill ilmu,” terangnya.

Syuparman berharap di Hari Jadi Kota Ranai Ke-150 tahun, ancaman Covid-19 segera musnah di bumi Laut Sakti Rantauan Bertuah. Dan terwujudnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Ranai yang didambakan.

“Kalau ada wali kotanya, berarti selangkah lebih maju untuk menjadi sebuah provinsi,” tutupnya. (KP).


Laporan : Hairil