Terdengar Suara Piring dan Gelas Jatuh Dikira Kucing Setelah Diperiksa Ternyata Kobra

oleh -1.494 views
Anggota TRC BPB Damkar Natuna sedang mengevakuasi seekor ular kobra di bawah rumah warga Ranai Darat

NATUNA – Ular kobra sepanjang 1,3 meter memasuki salah satu rumah warga di Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu, 20 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Natuna, Syawal, SE  melalui Kasi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Elkadar Lismana, SAP., M.Si menyebutkan awal penemuan ular kobra itu ketika pemilik rumah mendengar adanya suara pecahan piring dan gelas yang terjatuh.

“Pemilik rumah mengira ada kucing yang sedang mencari makan di dapur, namun ternyata yang ditemukan adalah seekor ular kobra,” subut Elkadar kepada koranperbatasa.com.

Kata Elkadar mengetahui hal tersebut, pemilik rumah langsung melaporkan ke Tim Reaksi Cepat (TRC) Bidang Penanggulangan Bencana (BPB) Damkar Natuna. Setelah mendapat laporan, pihaknya menerjunkan satu regu dengan  lima orang personil menuju ke lokasi.

“Ular sepanjang 1,3 meter itu kabur dan bersembunyi di bawah rumah yang diduga menjadi sarang hewan tersebut,” ungkapnya.

Anggota TRC BPB Dinas Damkar Kabupaten Natuna sedang mengevakuasi seekor ular kobra dari bawah rumah warga di Ranai Darat

Lanjut Elkadar, ular kobra berhasil di tangkap lebih kurang selama satu jam setelah petugas masuk ke bawah rumah. Selanjutnya hewan berbisa dan beracun itu dibawa ke Kantor Damkar Natuna untuk dimusnahkan.

“Karena kita belum memiliki tempat penakaran, dikhawatir membahayakan keselamatan warga,” imbuhnya.



Elkadar memastikan, setelah penangkapan petugas secara maksimal sudah menyisir area sekitar dan tidak ditemukan adanya ular kobra lain maupun telur di sekitar lokasi.

“Lumayan susah untuk menangkapnya karena harus berhati-hati, agar tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Sejalan dengan itu diakui Subandi selaku pemilik rumah, telah melaporkan adanya temuan ular kobra dirumahnya pukul 16.45 Wib untuk mendapatkan bantuan dari TRC BPB Damkar Natuna agar dievakuasi.

“Sekitar pukul 17.00 Wib sudah selesai dievakuasi bang, ketika datang TRC BPB langsung ditangani oleh angotanya. Anggota itu masuk ke bawah kolong rumah,” ungkapnya.

Menurutnya, kemungkinan ular tersebut sudah ada beberapa hari di bawah rumah. Hanya saja baru keluar dari sarang, dan setalah itu masuk kembali.

“Jadi kami coba mencari keberadaan si ular di bawah rumah, soalnya banyak barang rongsokan yang menjadi tempat persembunyian atau sarang ular itu,” tuturnya.

Selaku pemilik rumah ia mengucapkan terima kasih kepada TRC BPB Damkar Natuna yang telah megevakuasi ular berbisa dan beracun tersebut dari rumahnya.

“BTRC BPB sukses mengevakuasi dengan tidak ada kendala sama sekali, semoga jaya selalu,” tutupnya. (KP).


Laporan : Johan