Kades Mekar Jaya Minta Pemda Pinjamkan Mobil Ambulance

oleh -479 views
Kepala-Desa-Mekar-Jaya-Muhammad-Isa-saat-memberikan-keterangan-kepada-koranperbatasan.com

NATUNA (KP),- Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Isa meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna meminjamkan mobil ambulance antisipasi ibu melahirkan.

Hal ini dikarenakan sudah terulang tiga kali ibu-ibu yang ingin melahirkan terpaksa di bawa ke RSUD Natuna menggunakan mobil pick-up. “Memang kendala ambulance tidak ada, kita harus menggunakan mobil pick-up,” kata Isa, kepada koranperbatasan.com di Pasar Ranai, Kamis, 03 September 2020.

Isa menyampaikan bahwa di Desa Mekar Jaya, pernah mengalami kejadian pada tahun 2017 ada warga yang mau melahirkan dan kemudian dibawa menuju ke RSUD Natuna. Namun tidak sempat sampai tujuan oleh karena sudah waktunya melahirkan, maka proses persalinan pun berlangsung di Jembatan Setengar, pada malam saat kejadian tersebut. “Alhamdulillah kondisi anak dan pasiennya selamat,” ujar Isa.

Tidak hanya itu, Isa juga menyampaikan kejadian yang sama pada tahun 2018 silam. Ada warga yang mau melahirkan dan juga dibawa menuju RSUD Natuna. Namun tidak sampai ditempat tujuan, karena sudah waktunya melahirkan dan  jarak dari Desa Mekar Jaya ke RSUD Natuna terlalu jauh, sehingga proses persalinan pun berlangsung di salah satu rumah warga di Desa Cemaga. “Setelah bersalin pasien langsung kita bawa pulang ke Desa Mekar Jaya,” kata Isa.

Kemudian terulang lagi untuk beberapa hari ini yang lalu lanjut Isa. Ada warga yang hendak melahirkan dan dibawa ke RSUD Natuna, menggunakan mobil pick-up. Sampai saat ini pasien masih berada di RSUD Natuna.

Isa mengakui, di Desa Mekar Jaya memang ada Postu. Namun peralatan kurang memuaskan dan kurang memadai. Oleh karena itu, Isa meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, untuk memperhatikan hal ini. “Saya selaku kepala desa sudah sering menyampaikan akan hal ini, kepada dinas kesehatan,” tambah Isa.

Isa juga menjelaskan bahwa dinas kesehatan, sudah menanggapi bahwa ambulance tidak boleh berada di desa, tetapi berada di kecamatan maupun Puskesmas. Namun menurut Isa, mobil pick-up tidak bisa menjamin. Jika menggunakan ambulance, maka pasien bisa dibantu dengan oksigen. “Contoh kemarin kami menggantar pasien menggunakan oksigen Postu mekar jaya, namun diperjalanan kami terhambat juga dengan oksigen itu dan akhirnya kami pinjam di Postu cemaga selatan,” terang Isa.



Isa juga mengakui sudah menyampaikan hal ini kepada Wakil Bupati Natuna dan Kepala Dinas Kesehatan pada Tahun 2018 silam. Dengan adanya ambulance akan lebih mudah jika ada pasien dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, Isa berharap walaupun Ambulance tidak boleh berada di desa, setidaknya dipinjamkan demi antisipasi keadaaan darurat seperti kejadian-kejadian sebelumnya. “Kami harap kepada pemerintah daerah khususnya dinas terkait meminjamkan ambulance untuk  berada di Desa Mekar Jaya,” harap Isa. (KP).


Laporan : Riduan/Johan



Memuat...