Ansar Ahmad : PTT Tak Usah Khawatir Yang Penting Kerja Sungguh-Sungguh

oleh -500 views
Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

KEPRI (KP) – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menegaskan honorer yang berada dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk tidak khawatir, meski diakuinya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 mengalami devisit.

Hal ini dikatakanya kepada media usai meresmikan Penegakkan Protokol Kesehatan dan Tim Satgas Covid-19 untuk Pelabuhan dan Moda Transportasi laut di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura, Kamis 1 April 2021.

Disampaikannya proyeksi defisit yang dialami Kepri sekitar 300 milyar, namun hal tersebut masih bisa ditutupi dengan adanya Silva, penghematan-penghematan di dinas, sisa-sisa tender dan selisih antara target penerimaan dengan realisasi, meski itu juga harus disisir.

“Jadi soal PTT tak usah khawatir walaupun memang tidak gampang, tetapi kita prioritaskanlah kita jaga itu, yang penting mereka kerja sungguh-sungguh, saya urusan-urusan internal begitu diurus sama staff saya aja mampu mereka, saya biar ngurusi urusan ke pusat aja nyari-nyari peluang lah,” jelas Ansar.

Disinggung terkait refocusing Ansar mengatakan, walaupun ada kesempatan refocusing tapi ia masih mencari solusi, mensiasati untuk mendahulukan program dengan skala prioritas.

“Yang kita lakukan restrukturisasi bukan refocusing kita coba mendahulukan yang benar-benar prioritas dahulu, karna kita harus menutupi devisit anggaran, kemudian menambah kegiatan untuk di DED–DED perubahan, karena kita kan ada program ingin memoles ini Kota Tanjungpinang ini, termasuk beberapa wilayah di Bintan, Lingga dan kemudian di Batam,” imbuhnya.

Ditambahkanya kenapa perlu mencari anggaran dari pusat itu karena dirinya melihat anggaran APBD di Provinsi Kepri sangat minim jika hendak melakukan program perubahan secara cepat. (KP).




Laporan : Ependi