Klaim Hak Tanah Pembangunan Fiktif di Pekon Campang Tiga Menuai Polemik

oleh -262 views
Kejati-Tanggamus

TANGGAMUS (KP),- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanggamus, lakukan pemanggilan terkait laporan LSM di Tanggamus, tentang klaim hak tanah serta pembangunan fiktif di Pekon Campang Tiga, Selasa, 19 Mei 2020.

Diruang tunggu Kejari Tanggamus, Tim Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Tanggamus, mengkonfirmasi kesalah satu terlapor, Hairudin Ketua Karang Taruna Pekon Campang Tiga, mengatakan bahwa pemanggilan tersebut hanya mempertanyakan pelaksanaan karang taruna selama dirinya menjabat.



Namun informasi yang didapat, Hairudin pernah membuat surat pernyataan bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan apapun dari pihak pekon, yaitu administrasi kegiatan dan lainnya. “Ya, pemanggilan tadi sudah selesai, hanya ditanyakan tupoksi saja,” katanya.

“Ya, saya pernah buat surat pernyataan dengan LSM bahwa enggak dapat bantuan apapun. Tapi, kita dapat berupa barang, seperti meja tenis, baju yang berupa barang, pada tahun 2019 dikasih berupa uang Rp5 juta untuk agustusan, dan uang itu langsung diserahkan kepada bendahara panitia,” jelasnya.

Dalam hal ini, Hairudin mengungkapkan kekecawaannya karena kasus seperti ini sudah berjalan ke Kejari Tanggamus. “Ya, kalau bisa ditindaklanjuti ajalah,” pungkasnya. Dikesempatan yang sama, Juni ketua Bumdes yang terlapor, mengatakan dari hasil pemanggilan Kejari tersebut, yaitu tentang pembangunan aset pekon.

“Yang ditanyakan tadi itu, tentang pembangunan bengkel salah satu aset pekon. Saya enggak tahu kenapa bengkel itu jadi aset pekon. Taunya sudah seperti itu, dan juga lahan tanah yang dibangunkan bengkel permanen itu, punya orang tua saya. Keterangannya juga enggak ada jual beli antara orang tua saya dengan pekon dan tidak ada izin atau yang lainnya juga,” ungkap Hairudin.

Dalam hal ini, Juni mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan Suyadi selaku kepala pekon terhadap dirinya. “Saya kecewa dengan kepemimpinannya,” pungkas Juni. Sementara itu, pihak penyelidik Kejari Tanggamus saat dikonfirmasi belum bisa menjelaskan terkait pemanggilan tersebut. (KP/AJOI).


Laporan : Arzal

Editor : Riduan


 


Memuat...