Mentri LHK Tinjau Hutan Pers dan Miniatur Hutan Hujan Indonesia Untuk Kunjungan RI 1

oleh -186 views
Menteri-LHK-dan-Kadishut-Kalsel-saat-meninjau-MH2T

BANJARBARU (KP),- Jelang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 yang digelar Sabtu (8/2/2020) besok, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar secara langsung meninjau lokasi Hutan Pers Taman Spesies Endemik dan Taman Miniatur Hutan Hujan Indonesia yang dulunya adalah Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T) di Kawasan Kantor Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (7/2/2020) siang.

Tidak sendiri, Menteri LHK juga turut didampingi Ketua Panitia HPN tahun 2020, Auri Jaya dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq. Meskipun cuaca tidak bersahabat, nyatanya tidak menyurutkan antusias Menteri LHK berserta rombongan untuk melihat secara langsung lokasi penghijauan yang terus digalakan Pemprov Kalsel selama ini.

Salah satu yang paling menarik perhatian Menteri LHK yakni kawasan Hutan Pers Taman Spesies Endemik dan Taman Miniatur Hutan Hujan Indonesia, yang rencananya akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Sabtu besok. Menariknya di lokasi Hutan Pers ini terdapat satu pohon raksasa yang bernama pohon Mersawa Anisoptera.

Dalam kesempatan itu, Menteri LHK, Siti Nurbaya meminta kepada panitia lokal untuk menyiapkan lubang tanam di sekitar pohon Mersawa Anisoptera untuk lima perwakilan PWI Pusat guna menanam pohon secara simbolis besok harinya bersama Presiden. Selain itu juga sudah  disiapkan pula bibit pohon endemik yang akan ditanam oleh Menteri Kabibet Indonesia Maju.

Adapun Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, menegaskan ada beberapa konteks penting yang sering ditekankan oleh Presiden. Salah satunya ditekankan bahwa pembangunan atau penataan ibu kota sejalan dengan penataan dan pemeliharaan lingkungan.

“Tidak benar jika ada yang bilang pembangunan ibu kota itu mengorbankan lingkungan. Jelas bahwa nanti pembangunan tetap akan mempedulikan lingkungan karena pola pengembangannya mengedepankan aspek lingkungan,” ucap beliau.

Juga terkait  persoalan lubang tambang itu terus ditata dan pemulihan lingkungan terus dilakukan dengan penanaman. Menjadi sangat penting, karena adanya bencana yang ada di awal tahun. Dan ini menjadi alarm bagi semua untuk memperbaiki lingkungan sekitar.



“Mengapa pers dikaitkan dengan penghijauan, yakni karena jembatan komunikasi publik yang paling baik adalah dari jurnalis. Karena itu kami dukung penuh dari PWI untuk HPN tahun ini, konten dan konteksnya sangat kuat,” kata beliau menjelaskan.

Adapun Hanif Faisol Nurofiq, menambahkaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan, pada Sabtu (8/2/2020) ini juga akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo.

“Presiden sudah disiapkan untuk melakukan penanaman Pohon Mersawa Tenam atau dengan bahasa latin Anisoptera Marginata Korth. Pohon ini tergolong tanaman termasuk suku meranti-merantian (Dipterocarpaceae). Pohon yang disediakan untuk penanaman oleh Presiden ini umurnya 20 tahun lebih jenis meranti. Pohon yang akan ditanam Presiden Jokowi ini, tergolong langka yanga sudah mulai punah,” kata Hanif. (KP).


Laporan : Adam Subayu



Memuat...