Meski Hujan, Penumpang Tiba di Pelabuhan Tarempa Jalani Pengecekan Kesehatan

oleh -238 views
Saat-Tim-Medis-Gugus-Tugas-Penanggulangan-Covid-19-memberikan-arahan-kepada-penumpang

ANAMBAS (KP),- Kapal cepat bernama Seven Start, kembali tiba di Pelabuhan Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas. Kapal cepat Seven Star membawa penumpang sebanyak 102 orang, yang mana sesampainya, di Pelabuhan Tarempa, penumpang langsung dicek suhu tubuh oleh Tim Medis Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, kabupaten kepulauan Anambas, Rabu, 24 Juni 2020.

Meskipun diguyur hujan, Camat Siantan, Rio Rizal yang didampingi, Tim Medis Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 dan Lanal Tarempa, terus melakukan upaya dalam pencegahan penularan Covid-19. Camat Siantan Rio Rizal, mengatakan apabila kesepakatan kesediaan isolasi mandiri tidak dipatuhi oleh penumpang yang tiba di Anambas, maka akan dijemput dan akan ada karantina khusus. “Jika warga tidak mematuhi kesepakatan yang telah disepakati bersama sebelumnya. Maka akan dijemput, untuk karantina khusus di tempat yang telah kami siapkan, yaitu di Tanjung Momong,” ujar Rizal.

Rizal juga menyampaikan kepada para penumpang yang baru tiba, jika tidak memiliki barang bawaan atau mengambil barang bawaannya kembali di kapal, dipersilahkan langsung pulang ke rumah masing-masing. “Jika bapak dan ibu yang tidak memiliki barang bawaan atau mengambil barang bawaan kembali di atas kapal, kami persilakan untuk pulang kerumah. Dan tidak boleh mampir ke warung kopi, apa lagi makan di warung,” tegasnya.

Pada kesempatan sama, Tim medis Gugus Tugas Penanggualangan Covid-19 kabupaten kepulauan Anambas, Januardi mengatakan tiada maksud untuk menggurui para penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Tarempa terkait Covid-19. Januardi menyampaikan, itu sudah menjadi tugas dan fungsinya sebagai orang yang berada digarda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Mungkin bapak dan ibu serta adek-adek semua, sudah mengetahui bahwa pada awal tahun 2020, hingga hari ini kita dilanda oleh wabah Covid-19. Mohon maaf bukan maksud untuk menggurui bapak dan ibu, bahkan adek-adek semua, inilah foksi tugas dan fungsi kami, sebagai petugas kesehatan,” pungkas Januardi.

Januardi menjelaskan, awal penyebaran Covid-19 di Wuhan dokter zam pernah berpesan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini, cukup dengan tidur dan makan telur serta berdiam diri dirumah saja. Seiring berkembangnya penyebaran Covid-19 seluruh dunia termasuk Indonesia, sampai hari ini sudah terkonfirmasi positif Covid-19 hampir mencapai lima puluh ribuan orang.

Lanjut Januardi, Brazil hampir satu jutaan orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan angka kematian lima puluh ribu orang, penyebabnya adalah ketidak patuhan warganya. Mereka berenang di pantai bersama walaupun dimasa pandemi Covid-19. “Jadi untuk rasa syukur kita, sebagai warga Kabupaten Kepulauan Anambas salah satu caranya adalah kita harus mengikuti aturan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” terangnya.

Lebih lanjut Januardi, mengingatkan kepada warga Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengn tiga hurup yaitu SMS. “Saya selalu mengingatkan kepada warga, agar tidak lupa menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan tiga huruf yaitu, SMS. Selalu cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan social Distancing,” tuturnya.



Januardi berharap, dalam menjaga kesehatan bukan hanya diberatkan oleh satu pihak saja, dalam hal ini tenaga kesehatan. tetapi menjadi tanggungjawab bersama. “Tentu itu harapan bersama, untuk menjaga kesehatan tidak hanya untuk orang kesehatan saja. Tetapi menjadi tanggungjawab untuk kita bersama, jangan sampai menjaga kesehatan  hanya untuk satu pihak saja,” harapnya.

“Segenap petugas dari dinkes gabungan, baik dari Satgas laut, Danlanal, dishub, satpol PP memohon maaf kepada bapak dan ibu semua, karena ini fungsi dan tugas kami. Setiap kapal yang membawa penumpang masuk ke Anambas, harus mengikuti tahapan protokol kesehatan guna mencegah masuknya virus Covid-19. Jadi mohon izin disuasana hujan yang sangat dingin ini, bapak dan ibu masih juga menunggu. Kami dari tim gabungan mohon maaf, bukan maksud untuk menyampaikan atau menyinggung bapak dan ibu serta adek-adek sekalian,” Ucap Januardi. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra

Editor : Riduan



Memuat...