Meski Tidak Meriah, Lebaran Tetap Berjalan Seperti Biasa

oleh -430 views
Muhammad-Isa-Kepala-Desa-Mekar-Jaya-Kecamatan-Bunguran-Barat

MEKAR JAYA (KP),- Ditemui dikediamannya, Selasa, 26 Mei 2020, Muhammad Isa Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna memastikan lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah, 2020 Masehi didaeranya berjalan kondisif.

Masyarakat katanya, sudah diberi tahu untuk berlebaran secara tertib, sesuai dengan anjuran pemerintah. “Sesuai edaran kementerian diturunkan melalui gubernur dan bupati. Memang ada beberapa poin yang kita ambil. Salah satunya mengadakan lebaran tidak boleh mengumpul orang dalam jumlah banyak,” kata Isa, kepada koranperbatasan.com.

Sebagai Kades Mekar Jaya, Isa sudah menyampaikan amanat negara itu, kepada warganya. Karena hanya itu, upaya yang dapat dilakukannya sebagai pemimpin di tingkat desa. “Artinya kami dari pemerinta desa tidak mengizinkan atau menyuruh. Tetapi kami pun  tidak  bisa melarang, karena lebaran juga salah satu tradisi masyarakat disini. Kami dari  pemerintah desa juga telah mengeluarkan edaran,” sebutnya.

Menurut Isa, surat edaran yang telah mereka keluarkan untuk disampaikan kepada warga mengacu pada edaran Bupati Natuna, meskipun dalam surat tersebut tidak menyebutkan tentang lebaran. “Dari beberapa poin seperti sholat jumat, tarawih dan idul fitri diperbolehkan. Namun untuk melaksanakan lebaran belum ditemukan atau dijelaskan pada edaran bupati tersebut, bahwa lebaran boleh atau tidak dilaksanakan,” terangnya.

Kata Isa, masyarakat di Desa Mekar Jaya, tetap melaksanakan kegiatan lebaran seperti biasa dengan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, terkait upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.  “Kami dari pemerintah desa selalu menghimbau masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan lain sebagainya,” ujarnya.

Isa, menceritakan ada beberapa kegiatan rutin yang meraka lakukan, agar Covid-19 tidak tersebar didaerahnya. “Orang luar atau pengunjung yang datang ke Mekar Jaya diwajibkan mencuci tangan, kendaraan diseterilkan, kemudian mengisi buku tamu. Jika  pengunjung berasal dari luar Natuna, maka kita akan minta identitas seperti KTP atau SIM. Kemudian disetiap rumah diberikan alat pencuci tangan dan masker,” pungkasnya.

Isa berharap situasi serba sulit ini segera berakhir. “Mudahan Covid-19 cepat  selesai. Masyarakat merasa lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasanya lebaran meriah, tetapi dengan adanya Covid-19 ini menjadi tidak meriah. Selalu diikuti dengan perasaan yang was-was,” tutupnya. (KP).




Laporan : Riduan


 


Memuat...