Hardinansyah : Kita Ingin Jadikan Natuna Gerbang Wisata di Utara Indonesia

oleh -301 views
Hardinansyah

NATUNA (KP) – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Hardinansyah mengatakan dinasnya tetap terus mengadakan pelatihan-pelatihan sertifikasi untuk peningkatan SDM menggunakan dana alokasi khusus non fisik.

Tahun ini akan diadakan pelatihan sertifikasi bagi pemandu wisata langsung dari pusat sebanyak 50 orang secara gratis. “Kita ada selam, kalau yang tahun ini mungkin sama seperti tahun lalu,” sebut Hardinansyah, Rabu 03 Maret 2021 diruang dinasnya.

Menurutnya sasaran dari pelatihan agar bisa memandu secara langsung di objek-objek wisata, seperti pelatihan manajemen homestay. “Cuma adanya Pandemi Covid-19 jadi kunjungan wisata ke Natuna berkurang, akhirnya orang-orang ini tidak ada aktifitas,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Hardinansyah kita perlu komunitas-komunitas pengelola pariwisata. “Jadi betul SDM kita tadi memang harus siap walaupun sekarang ini belum begitu terasa wisatawan ke Natuna. Karena wisatawan itu ingin dilayan dengan baik kemudian dengan keramahan, kemudian pengetahuan ia akan pariwisata Natuna,” tuturnya.

Hal ini sangat penting bagi para pemandu wisatawan agar meraka bisa menyampaikan objek wisata yang ada di Natuna. “Jadi betul memang mereka harus kita siapkan karena ujung tombak bagi industri pariwisata dan perkembangan wisata disuatu daerah,” ungkapnya.

Seperti kemarin lanjut Hardinansyah, ada pembekalan untuk geopark kepada 50 Babinsa. “Jadi Babinsa ini nanti ke desa-desa dan bahkan juga ke sekolah-sekolah dalam mensosialisasikan geopark Natuna. Tapi kami juga ada program geopark to school itu sosialisasi mengenai geopark,” terangnya.

Hardinansyah menjelaskan, dalam program school to geopark anak-anak sekolah dibawa ke geosite-geosite. “Nah, disitulah kita akan menjelaskan mengapa kita ditetapkan sebagai kawasan geopark nasional. Harapan saya memang sebetulnya potensi wisata kita sangat luar biasa, untuk itu kita harus siapkan SDM, jangan sampai ketika wisata kita sudah maju SDM kita belum siap,” pungkasnya.



Menurut Hardinansyah, ada keinginan menjadikan Natuna Gerbang Wisata di Utara Indonesia. “Bandingkan dengan Batam, Tanjungpinang itu berbatasan dengan satu setengah negara Singapur dan Malaysia Barat. Sedangkan kita berbatasan dengan  tujuh negara. Artinya kita lebih unggul, potensi wisata kita sangat luar biasa, jadi jangan sampai SDM kita tidak siap untuk itu,” tutupnya. (KP)


Laporan : Sandi