Pemantauan Kesiapan Lahan Pembangunan Pos Unit Siaga SAR di Pulau Terluar

oleh -192 views
Kepala-Kantor-Pencaraian-dan-Pertolongan-KPP-Natuna-Mexi-Bekabel-beserta-rombongan-poto-bersama-di-Kantor-Kecamatan-Pulau-Laut

NATUNA (KP),- Kepala Kantor Pencaraian dan Pertolongan (KPP) Natuna, Mexi Bekabel melakukan pemantauan lahan untuk memastikan persiapan terkait rencana pembangunan Pos Unit siaga SAR di Pulau Laut, Kecamatan Pulau Laut, Selasa (9/6/2020). “Rencana kita akan bangun Pos Unit Siaga SAR di Pulau Laut. Hal ini terkait dengan wilayah Pulau Laut, merupakan jalur aktifitas pelayaran, dekat dengan ZEE dan sering terjadi kecelakan,” Kata Kakansar Natuna, Mexi Bekabel di Pulau Laut.

Mexi juga mengatakan, jika telah terbentuk Pos Unit Siaga SAR di Pulau Laut dapat membantu oprasi SAR agar dapat terlaksana dengan baik dan berjalan cepat (respon time). “Sementara terkait dengan rekruitmen anggota, kami akan perioritaskan putera dan puteri asli daerah, namun tetap wajib sesuai dengan prosedur rekruitmen ASN yang dilaksanakan atau disyaratkan oleh pemerintah”, kata Mexi.

Mexi menjelaskan persyaratan rekruitmen anggota rescuer diantaranya umur maksimal 21 Tahun bagi lulusan SMA, Diploma atau Sarjana maksimal lebih kurang 35 Tahun namun sesuai formasi dari Basarnas Pusat. “Tentunya juga sesuai dengan kejuruan, sehat jasmani dan rohani, wajib bisa berenang, serta tinggi minimal 165 Cm”, ungkapnya.

Lebih jauh Mexi, menjelaskan penempatan anggota standar Pos Unit Siaga SAR berjumlah 10 orang, namun Mexi mengaku untuk memenuhi kuota tersebut  terkendala jumlah kuota yang diberikan oleh pemerintah kepada Basarnas dan sesuai juga dengan wilayah/daerah priotas.

“Basarnas Natuna mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah. Dalam hal ini Kecamatan Pulau Laut telah menyediakan lahan, namun kami juga berharap dukungan Pemda Natuna, terkait dengan percepatan hibah lahan rencana pembangunan pematangan lahan pada Tahun 2021,” kata Kakansar Natuna, Mexi Bekabel.

Mexi menegaskan bahwa pembangunan Pos Unit Siaga SAR di Pulau Laut sudah disetujui sejak diusulkan tahun lalu. “Karena itu kita mohon kepada pemerintah daerah segera menerbitkan surat menyurat hibah atau sertifikat tanah atas nama Badan SAR Nasional Republik Indonesia, agar cepat kita bangun, tahun ini lahan sudah harus selesai”, tegasnya.

Mexi juga menilai, lahan yang akan dibangun sangat memadai dan strategis terlihat dari tata letak lahan berada didekat Kantor Koramil, Kantor Kecamatan dan Kantor Polsek pulau Laut. Menunggu lahan dan bangunan Pos Unit Siaga SAR selesai dibangun, sementara akan ditempatkan di kantor dinas perikanan di Pelabuhan Desa Air Payang Pulau Laut. “Kita lagi urus surat izin pinjam pakai gedung perikanan untuk sementara waktu, sebelum gedung Pos Unit siaga SAR dibangun”, imbuhnya.



Terakhir, Mexi juga mengatakan demi mendukung oprasi SAR tidak hanya lahan didarat maupun pantai atau pelabuhan, namun dukungan kerjasama dari TNI-Polri, Pemda, dan Masyarakat dalam pelaksanaan  operasi SAR itu lebih penting. Menanggapi hal tersebut, Camat Pulau Laut, Tabrani mengatakan sangat mendukung langkah basarnas dalam memperluas jangkauan hingga ke pulau terluar. “Kita menyambut baik, terima kasih atas perhatian basarnas kepada kami, kami senang sekali,” kata Camat Pulau Laut, Tabrani saat mendampingi Kakansar Natuna.

Tabrani mengatakan dukungan kecamatan untuk menyambut itu, telah disiapkan lahan kurang lebih seperempat hektar untuk dimanfaatkan bagi Pos Unit Siaga  SAR di Pulau Laut. Selanjutnya, kita akan selesaikan administrasi hibah lahan dari pemerintah daerah ke Basarnas. Tabrani berharap dengan adanya Pos Unit Siaga SAR, nantinya dapat membantu pihak Kecamatan dalam pengawasan keselamatan nelayan.

 Selain itu, Tabrani juga berharap jika telah berdiri Pos Unit Siaga SAR. Nantinya dapat menyerap sumber daya daerah setempat yang memiliki fisik yang baik, agar punya peluang untuk menjadi tenaga atau personel Pos Unit Siaga SAR tersebut. “Kerawanan disini ketika musim utara, itu rentan, terutama keselamatan transportasi warga atau kapal kargo sembako. Begitu juga dengan nelayan kami, bahkan nelayan dari luar daerah banyak di laut kami ini,” kata Tabrani.

Tabrani juga mengatakan untuk saat ini memang tidak dikatakan mendesak, tetapi sangat penting Pos Unit Siaga SAR dibangun di Pulau Laut. “Aktifitas nelayan banyak, tidak hanya nelayan tempatan saja. Selain itu untuk pengawasan kecelakaan di laut tidak jauh rentang kendalinya,” jelasnya. Kemudian Tabranai mengungkapkan, hampir setiap tahun ada saja nelayan setempat yang mengalami kecelakaan, terutama pada musim utara. “Sering terjadi, bahkan ada yang hingga meninggal dunia”, kata Tabrani.

Diketahui, sarana penunjang dalam mendukung koordinasi dalam mendukung operasi SAR di Pulau Laut telah tersedia fasilitas kesehatan, telekomunikasi, transportasi, posal, polsek dan koramil. “Inilah salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat di daerah perbatasan NKRI, khususnya di Kecamatan Pulau Laut. Ini bukti negara hadir diberanda terdepan NKRI”, kata Kakansar Natuna, Mexi Bekabel.

Ikut hadir pada kunjungan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Iskandar DJ, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Basri. Selain meninjau lokasi pembangunan Pos Unit Siaga SAR, rombongan juga berkunjung ke Kantor Camat Pulau Laut, Pelabuhan Perintis, meninjau aktifitas bongkar muat kapal dan berkunjung ke Pulau Sekatung. (KP).


Laporan : Cherman

Editor : Riduan



Memuat...