Pemuda Sepakat Minta Status Natuna Dari Kabupaten Menjadi Provinsi

oleh -635 views
Suasana-pertemuan-pemuda-Natuna-di-Kedai-Kopi-Sihaq-membahas-tentang-Natuna-Provinsi-Khusus

NATUNA (KP),- Kedai Kopi Sihaq yang terletak di Jalan Hang Tuan Ranai Ibu Kota Kabupaten Natuna Provinsi Kepri sepertinya menjadi saksi bisu catatan tinta sejarah pergerakan pemuda Natuna.

Selasa, 07 Januari 2020 malam, Ketua DPD KNPI dan Ketua MPC Pemuda Pancasila bersama Ketua Organisasi Kepemudaan yang ada dibawah naungannya kembali mengadakan pertemuan. Sebelumnya pada Jum’at, 03 Januari 2020 pertemuan serupa juga diadakan oleh dua organisai besar tersebut.

   

Selain Kedai Kopi Sihaq sebagai tempat, Haryadi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan Fadillah, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Natuna Provinsi Kepri tentunya juga menjadi catatan tinta sejarah pelopor pergerakan pemuda yang ada di ujung utara perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jika sebelumnya pertemuan menolak illegal fishing dan mengecam klaim China atas perairan Laut Natuna Utara. Kali ini pertemuan singkat yang dihadiri oleh pengurus inti untusan dari dua organisasi besar tersebut meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengabulkan keinginan menjadikan Natuna Provinsi Khusus.

“Kami berharap Presiden RI, Joko Widodo dapat memberikan sedikit waktu untuk kami menyampaikan aspirasi masyarakat Natuna. Kami ingin Natuna menjadi Provinsi Khusus,” sebut Haryadi membuka pertemuan.



Senada dengan Haryadi, Ketua MPC Pemuda Pancasila Natuna, Fadillah didampingi Bendaharanya Zulheppy, SH menghimbau kepada seluruh pemuda khususnya yang tergabung dalam Organisasi PP agar dapat menyatukan pandangan. “Jika diberi waktu nanti, jangan terlalu panjang, kita cukup sampaikan keinginan menjadikan Natuna Provinsi Khusus,” tegasnya.

Kepada wartawan, Haryadi dan Fadillah menyebut pertemuan yang mereka lakukan tidak ada seruan aksi massa menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Natuna. Karena murni membahas penyatuan pandangan dan memilih beberapa perwakilan untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Republik Indonesia yang rencananya akan berkunjung ke Natuna pada Rabu, 08 Januari 2020.

Pantauan koranperbatasan.com pertemuan diakhiri dengan membuat rekaman pendek untuk dibagikan kepada publik melalui jaringan media sosial. Dalam rekaman tersebut tampak satu persatu ketua organisasi pemuda yang hadir saat itu menyampaikan pernyataan sikapnya secara langsung. (KP).


Laporan : Amran



Memuat...