Tumbuhan Laut yang Kaya Vitamin dan Berharga

oleh -288 views

RUMPUT laut atau Seaweed merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi sebagai bahan makanan dan industri sehingga dapat menambah pendapatan atau devisa negara.

Diantara banyak jenis rumput laut tersebut, jenis rumput laut yang paling banyak digunakan untuk budidaya di Indonesia adalah jenis Eucheuma Cottoni, sedangkan menurut Montolalu et al (2008), Eucheuma Cottoni atau Simply Cottoni merupakan sebutan dalam dunia perdagangan bagi spesies rumput laut untuk jenis Kappaphycus Alvarezii.

Rumput laut memiliki kandungan esensial yang sangat lengkap, yaitu air, protein, karbohidrat, lemak, serat kasar, abu, enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A, B, C, D, E dan K), makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium, selenium serta mikro mineral semacam zat besi, magnesium dan natrium.

“Di Kepulauan Riau spesifiknya di Batam Rumput laut menjadi komoditas yang menghasilkan rumput laut”, kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan(SKIPM) Batam, Anak Agung Gde Eka Susila, Senin (15/2/2021).

Agung memaparkan, merujuk data lalulintas ekspor 2020, sebanyak 920,9 ton rumput laut jenis Dried Sargassum Seawed telah diekspor ke Tiongkok. Nilai ekspor komoditas tersebut mencapai USD 179,827.75 yang terbagi dalam 17 kali pengiriman.

Kemudian frekuensi ekspor jenis Spinosum mencapai 5 kali untuk pasar Vietnam. Jumlah yang diekspor sebanyak 129 ton dengan nilai sebesar USD 92,791.12 .



“Tentu kita berharap tahun ini bisa meningkat, dan kami dari karantina, siap memberikan kemudahan pelayanan,” tandasnya.


Fengki Pratama

Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Maritim Raja Ali Haji