Pengadilan Agama Tarempa Tangani 123 Kasus Sepanjang Tahun 2019

oleh -318 views
Plh-Panitera-Muda-Hukum-Pengadilan-Agama-Tarempa-Kabupaten-Anambas-H.M.-Nawir-S.Ag

ANAMBAS (KP),-  Sejak awal Januari hingga Desember 2019 Kantor Pengadilan Agama (PA) Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas) menangani sebanyak 123 perkara. Jenis perkara masih didominasi oleh penceraian, yaitu cerai gugat sebanyak 72 perkara dan 23 cerai talak.

Pernyataan ini disampaikan oleh Plh Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Tarempa Kabupaten Anambas, H.M. Nawir, S.Ag kepada koranperbatasan.com, Senin, 06 Januari 2020.

Berdasarkan jumlah dominasi perceraian tersebut, kata H.M Nawir adalah faktor ekonomi yang paling utama. Selain itu ada juga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perselingkuhan.

“Faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga dan perselingkuhan merupakan  besaran penyebab terjadinya perkara penceraian yang kami temukan, berdasarkan laporan dan data sepanjang  tahun 2019,” terangnya.

Disamping itu juga lanjut M Nawir, terjadi lonjakan permohonan dispensasi kawin yang mencapai 20 perkara. Dispensasi kawin yang dimaksud merupakan usia umur yang belum cukup. Berdasarkan Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019, Perubahan atas Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974, Tentang Perkawinan dan mulai berlaku sejak 15 Oktober 2019.

“Artinya dilihat UU Nomor 16 Tahun 2019 , bahwa usia umur perkawinan harus berusia 19 tahun bagi calon laki- laki dan calon perempuan,” sebutnya.



Sejalan dengan itu, H. M. Nawir berharap agar orang tua selalu memberikan pengawasan dan pendidikan kepada anak agar terhindar dari pergaulan bebas. Meskipun tidak semua temuan menikah karena sudah hamil.

“Tidak semua permohonan dispensasi kawin dikarenakan hamil diluar nikah. Tetapi ada juga karena  ingin menikah karena sudah saling suka,” pungkas H.M Nawir diruang kerjanya. (KP).


Pewarta : Azmi Aneka Putra



Memuat...