Pengembangan Wisata Religi Keramat Binjai Prioritas Pembangunan Desa Binjai

oleh -391 views
Sayed-Zulfadillah-Sekdes-Binjai-memberi-keterangan-kepada-wartawan-koranperbatasan.com-di-ruang-dinasnya

NATUNA (KP),- Pengembangan wisata religi bernama Keramat Binjai dan semenisasi jalan menjadi program unggulan di Desa Binjai Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna pada tahun 2020.

Pengerjaan pembangunan pengembangan Keramat Binjai sebagai wisata religi sudah terealisasi sejak tanggal 08 Maret lalu. Wisata unik yang menyimpan banyak misteri itu, terletak di RT 01 RW 01 Desa Binjai. “Jika ingin ke wisata tersebut kita harus menggunakan pompon. Karena letak wisata religi Keramat Binjai berada di pulau yang terpisah dari pulau induk,” terang Sayed Zulfadillah, Sekdes Binjai kepada koranperbatasan.com, di ruang dinasnya, Senin 11 Mei 2020.



 

Kata Zulfadillah, pembangunan tempat wisata itu, menggunakan dana sebesar Rp 371 juta bersumber dari Dana Desa (DD). ”Wisata religi Keramat Binjai ini salah satu program prioritas Desa Binjai tahun 2020. Kemudian untuk semenisasi jalan kita pending dulu atau bisa-bisa dihapus. Karena anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19 seperti BLT, dan relawan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya kata Zulfadillah, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 juta lebih khusus untuk semenisasi jalan. “Tapi di pending dulu, jadi program yang belum sempat kami kerjakan pada tahun ini, akan kami ajukan kembali pada tahun mendatang sesuai dengan hasil musyawarah antara masyarakat dan pemerintah desa nanti,” terangnya.

 Zulfadillah memastikan tidak ada kendala yang ditemukan saat melakukan pembangunan wisata religi Keramat Binjai. Kondisi cuaca maupun material semuanya berjalan normal. “Proses pengerjaannya sudah hampir selesai. Kira-kira sudah 90 persen. Kami menghimbau kepada para pekerja untuk selalu menggunakan masker dalam bekerja, menjaga jarak serta mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah terkait Covid-19 ini,” pungkasnya.

Mewakili Kepala Desa Binjai, Zulfadillah berharap Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa bisa menjalin hubungan baik dalam memutus mata ratai penyebaran Covid-19. “Saya mewakili Pemerintah Desa Binjai mengharapkan Pemerintah Daerah betul-betul merespon keberadaan penyakit ini. Supaya di daerah kita Natuna betul-betul aman dari penyakit ini. Akses-akses yang datang dari luar untuk sementara ini kalau bisa di stop dulu. Jangan ada orang dari luar Natuna masuk disaat pandemi ini,” tutupnya. (KP).

Laporan : Riduan/Johan


Memuat...