Tahun Depan Dinas Sosial Akan Buat Aplikasi dan Data Bansos Khusus

oleh -549 views
Kepala-Dinas-Sosial-Kabupaten-Natuna-Provinsi-Kepri-Puryanti-SP

NATUNA (KP),- Berangkat dari berbagai persoalan yang terjadi selama masa pandemi Covid-19, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Puryanti, SP, rencananya akan menyiapkan aplikasi dalam rangka mempermudah penyaluran bantuan.

Sejalan dengan rencana itu, pihaknya juga akan melakukan validasi data. “Nanti kita juga melakukan validasi data kemiskinan. Misalnya penerima yang sudah meninggal, terus sudah tidak layak lagi menerima, maksudnya sudah berada. Disini kita juga akan melakukan kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya,” kata Puryanti kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Senin 20 Juli 2020.

Selain menyiapkan aplikasi yang bisa memudahkan kerja, Puryanti berharap persolan serupa tidak terjadi lagi. “Setelah saya melihat kendala seperti ini, kami ingin tahun depan tidak terjadi lagi. Kedepannya kami juga minta dibuatkan data bansos khusus. Dengan adanya itu, tentu kami tidak akan susah lagi menyalurkan bantuan, karena sudah tahu ada berapa ribu jumlah kemiskinan di Natuna,” imbuhnya.

Hal itu, dilakukan agar masyarakat benar-benar terbantu dan bisa hidup mandiri. “Itu cita-cita yang paling kita inginkan dan kami bisa melayani masyarakat. Artinya dengan melayani kebutuhan dasarnya di saat mereka membutuhkan kami. Mudah-mudahan kedepan nanti, kita bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Langkah tersebut dilakukannya karena Dinas Sosial secara resmi sudah berdiri sendiri. “Kalau program kerja, kita masih melanjutkan perencanaan dulu waktu masih gabung. Jadi dinas ini baru di bentuk, kalau dulu Dinas Sosial masih gabung dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” terangnya.

Program-program yang sudah terencana itu, kata Puryanti, sayangnya tidak dapat direalisasikan, terbentur Covid-19. “Ada banyak, misalnya program lanjutan pendamping dari pusat (APBN) seperti PKH. Ada juga program kegiatan untuk orang dengan gangguan jiwa, termasuk validasi pendataan masyarakat miskin,” pungkasnya. (KP).


Laporan : Boy Iqbal





Memuat...