Tinggal Delapan Desa, Kadis PMD : “Bulan Juli Sudah Harus Selesai Disalurkan”

oleh -706 views
Kadis-PMD-Kabupaten-Natuna-Anrizal-Zen-ST-memberi-keterangan-terkait-kesiapan-penyaluran-BLT-DD-di-ruang-dinasnya

NATUNA (KP),- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Anrizal Zen, ST menyebutkan perkembangan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sampai minggu ketiga bulan Juli 2020, tahap satu dan dua sudah selesai disalurkan. Untuk tahap tiga sampai hari ini sudah tersalurkan di 62 desa. Hanya tinggal 8 desa lagi yang belum menyalurkan.

Menurutnya, belum tersalurnya BLT-DD tahap ketiga di 8 desa tersebut, karena setiap desa memiliki agenda dan waktu tesendiri, sehingga tidak bisa disalurkan secara serentak. ”Yang jelas bulan Juli sudah harus selesai disalurkan, uangnya sudah ada dan cukup untuk kita bayarkan,” kata Anrizal, menjawab koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Selasa, 21 Juli 2020.

Pihak desa tetap membuat laporan penyaluran BLT-DD dengan tembusan ke Dinas PMD. Selanjutnya akan di audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas perintah presiden. “Nanti mungkin KPK juga akan memantau penggunaan penyaluran BLT-DD itu,” jelas Anrizal.

Anrizal memastikan, sampai detik ini penyaluran BLT-DD di Natuna aman dan terkendali. “ Saya sudah turun kebeberapa desa. Baik kades maupun aparatnya satu rupiah pun tidak ada temuan pemotongan terhadap penyaluran BLT-DD ini,” tegasnya.

Pihak desa, menurut Anrizal sudah menyiapkan dokumen untuk setiap penerima BLT-DD akan menandatangani tanda terima uang. “Pasti ada administrasi yang harus mereka siapkan, untuk laporan pertanggungjawaban pemerintah desa kepada pemerintah pusat,” pungkasnya.

Lebih jauh, Anrizal menjelaskan, berdasarkan Permendes Nomor 7 Tahun 2020 akan ada penyaluran BLT-DD untuk tiga bulan berikutnya yang harus dibayar dengan nominal Rp 300.000,- perbulan. “Untuk penerima sama dengan sebelumya, kita tetap mengacu pada Permendes Nomor 7. Dimana pihak desa melibatkan tim relawan melakukan Musdes, kemudian menetapkannya melalui Peraturan Kepala Desa (Perkades),” terangnya.



Upaya dari Dinas PMD, kata Anrizal tetap menekankan kepada desa agar segera menyalurkan BLT-DD untuk tiga bulan berikutnya. “Diberikan tepat waktu karena uangnya itu sudah ada di desa. Cuma itu juga perlu proses, mereka harus menyiapkan administrasi dan waktu,” tuturnya.

Sedangkan untuk bantuan sosial PKH dan BPNT lanjut Anrizal, juga sudah tersalurkan dengan baik. “Kalau memang ada persoalan pasti timbul keributan di masyarakat. Sampai saat ini bantuan-bantuan dari Dinas Sosisal itu tidak ada masalah,” ujarnya.

Sebagai Kadis PMD, Anrizal berharap agar desa bekerja dengan baik sesuai tupoksinya. “Seperti saat ini, saya mengetahui desa juga bekerja dengan sungguh-sungguh. Semoga BLT-DD dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat yang terimbas dari pada Covid-19 ini,” tutupnya. (KP).


Laporan : Riduan / Johan


 


Memuat...