Rencana Desa Ladan Renovasi Lapangan Serbaguna Ciptakan Inovasi Berkesinambungan

oleh -386 views
Zulkifli, S.Sos, Kades Ladan Kecamatan Palmatak

ANAMBAS (KP) – Kepala Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Zulkifli, S.Sos menerangkan bahwa pihaknya telah mengadakan Musrembangdes tahun 2021 untuk kegiatan tahun 2022 mendatang dengan cara menampung segala usulan yang disampaikan masyarakat setempat.

Hasil dari Musrenbangdes itu, kata Zulkifli telah disampaikan pada Musrenbangcam. “Saat itu kita memang ingin tahu apa saja permintaan masyarakat, jadi kapasitas  yang tidak bisa dikaper oleh desa, kita sudah ajukan ke Musrenbangcam, itu jaga terbatas hanya ada beberapa poin saja,” sebutnya menjawab koranperbatasan.com Sabtu, 06 Maret 2021 diruang dinasnya.

Kata Zulkifli, usulan yang disampaikan masih terfokus pada usulan tahun sebelumnyaterutama menyangkut fasilitas Lapangan Gedung Serba Guna Desa Ladan. “Jadi kita ada beberapa permintaan seperti penimbunan juga pembuatan saluran air. Kemudian ada beberapa gang sama dan semenisasi juga masih menjadi fokus utama kita untuk wilayah kadus satu,” ujarnya.

Kemudian kata Zulkifli, pihaknya juga mengusulkan renovasi beberapa gang-gang kecil. “Memang kita berharap melalui aspirasi perencanaan pembangunan dari kabupaten yang udah beberapa tahun diusulkan, karena kondisi tiang-tiangnya sudah dianggap rentan. Jadi yang kita fokuskan di Musrembang ini adalah pemanfaatannya secara bersama,” tuturnya.

Selain itu, ada juga usulan pembukaan lapangan kerja melalui industri pengembangan pengalengan bibit ikan tuna. “Nah, kenapa saya pilih ikan tuna, karena ikan tuna yang paling dekat dengan kita dan selalu ada. Jadi industri ini yang saya pikirkan adalah bagaimana keadaan kita misalnya cuaca tidak bagus dan nelayan tidak diperbolehkan melaut,  tapi kita harus tetap bisa makan ikan,” imbuhnya.

Menurut Zulkifli, keinginan untuk membuka industri tersebut sudah disampaikan kepada dinas terkait. “Kemarin kita sudah coba ke Dinas Kelautan Perikanan (DKP). Sudah pernah kita usulkan melalui kabidnya dan rencananya tahun 2021 sudah bisa masuk. Cuma tidak boleh didirikan disini, karena fokus yang diusulkan ini adalah sektor laut jadi ada beberapa regulasi tidak memperbolehkan itu,” terangnya.

Setelah berbincang-bincang panjang lanjut Zulkifli dinas terkait akhirnya menyetujuai keinginan tersebut. “Kita lihat ada industry yang sudah berjalan seperti pengeringan bilis. Jadi mereka setuju dengan rencana saya tentang hal itu, sekarang mereka minta kesiapan SDM dari kita sekitar empat orang. Sekarang saya harus mencari anak-anak desa ini yang paham dan mau bekerja di bidang itu,” jelasnya.



Kata Zulkifli, pembangunan yang harus digenjot tidak hanya terfokus fisik, tetapi ada juga non fisik yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. “Karena yang saya dasari adalah dana desa yang sipatnya belanja sudah berjalan beberapa tahun. Jika kita bicarakan tentang pembangunan tidak akan ada habisnya, contoh setiap musdes kita minta 10 rencana, tetapi kita bisa menerbitkannya sampai 20,” pungkasnya.

Zulkifli menegaskan saat ini yang harus dikejar adalah peningkatan Usaha Kecil Menengah (UKM). “Nah, penguatan ekonomi masyarakat yang harus kita perhatikan. Kalau hanya sekedar bangun-membangun tetapi kesiapan SDM-nya tidak memadai juga tidak akan bermanfaat. Jadi kesiapan diri masyarakat terhadap industri itu juga sangat penting kita bangun,” ungkapnya.

Lebih jauh Zulkifli memastikan dari sekian banyak usulan, keberadaan Lapangan Serbaguna menjadi prioritas utama. “Semua kalangan menggunakannya, jadi memang kita nyatunya pada kegiatan olahraga. Kemudian UKM juga berpusat pada saat kegiatan olahraga itu. Meraka bisa buka jualan dan pasar malam, memang rencananya ingin kita jadikan semacam area tongkrongan,” tegasnya.

Renovasi Lapangan Serbaguna menurut Zulkifli, bagian dari upaya mencari icon daerah. “Kita sedang mencoba berinovasi, saya ingin bagaimana Desa Ladan bisa menjadi tempat kunjungan. Tidak hanya dikunjungi warga sendiri, tetapi bagaimana masyarakat desa lain juga tertarik untuk datang. Manfaatnya sudah tentu untuk peningkatan ekonomi warga saya, terutama bagi mereka yang berjulan,” tutupnya. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra