Kades Tebang Prioritaskan Pembangunan Kantor Desa dan Masjid Baru

oleh -317 views
Yuherdi, Kades Tebang

ANAMBAS (KP) – Kepala Desa (Kades) Tebang, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Yuherdi menerangkan terdapat enam usulan yang disampaikan dalam musrenbang untuk tahun 2022 nanti.

Usulan tersebut katanya bukan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tetapi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Jadi enam usulan ini untuk ditindaklanjuti lewat APBD kabupaten bukan yang kewenangannya desa. Tapi untuk dilaksanakan oleh APBD kabupaten,” sebut Yuherdi menjawab koranperbatasan.com, Sabtu, 06 Maret 2021 diruang dinasnya.

Dua dari enam usulan itu, pertama pembangunan kantor baru Kepala Desa Tebang, dikarekan letak kantor yang ada saat ini terlalu tinggi, sehingga sulit dijangkau.

“Banyak warga menyampaikan agak susah aksesnya. Terutama bagi warga yang sudah tua, mereka merasa kesulitan untuk bisa datang ke kantor. Rencananya ingin kita bangun baru disekitar lapangan bola, terus kantor ini bisa dialihfungsikan untuk Gedung BPD atau PKK,” ujarnya.

Sedangkan usulan prioritas keduanya adalah pembangunan rumah ibadah bagi umat Islam. “Jadi masjid di Desa Tebang kondisinya sudah parah. Bawahnya banyak yang retak, memang kondisinya sudah banyak rusak. Antisipasi masjid baru karena yang dulunya dibangun dengan cara swadaya masyarakat. Standarisasi pembangunannya memang kurang, makanya harus dibuat persiapan masjid baru,” terangnya.

Kata Yuherdi meski usulan yang mereka sampaikan melalui musrenbang tahun-tahun sebelumnya banyak tidak terealisasi, namun pihaknya tetap berbesar hati, karena ada banyak pembangunan masuk dari pintu lain.



“Kalau usulan kita lewat musrenbang belum ada yang terealisasi. Tapi alhamdulillah ada banyak juga kegiatan masuk lewat aspirasi. Kami prinsipnya sama saja, yang penting ada masuk. Memang berbagai sumber menyerap aspirasi lewat musrenbang dan reses dewan,” jelasnya.

Sebagai Kades Tebang, Yuherdi memastikan sampai saat ini aktifitas di desa yang memiliki jumlah penduduk lebih kurang sekitar 1.211 jiwa itu, berjalan dengan baik tanpa ada hambatan.

“Untuk kendala tidak ada, hanya mungkin ketika sampai di tingkat kabupaten mereka verifikasi lagi apa yang paling menjadi prioritas. Mungkin itu salah satunya penyebab sehingga tidak ada yang terialisasikan. Mungkin memang ada hal-hal lain yang lebih mendesak,” imbuhnya.

Tahun ini, lanjut Yuherdi pemerintah desa akan menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), bahkan akan menyalurkan bantuan modal bagi pelaku usaha kecil.

“Kita akan mulai jalankan BUMDes, tahun ini kita beri pernyataan modal untuk yang paling penting. Target kita lokasinya di lapangan bola, karena disitu sumber ekonomi masyarakat. Karena pendapatan utama di desa ini kebanyakan bersumber dari PNS, PTT, termasuk nelayan dan petani,” pungkasnya.

Menurut Yuherdi, salah satu cara sederhana menghidupkan ekomi masyarakat setempat adalah membuka usaha kecil. “Pengembangan disekitar area lapangan bola itu, lokasinya memang mendukung, karena berada diantara desa-desa lain dalam satu tanah strategis. Nanti orang-oran bisa berjualan dan mengadakan berbagai kegiatan disitu,” ungkapnya.

Yuherdi berharap desa yang dipimpinnya bisa berkembang pesat. “Kita akan berupaya memberikan yang terbaik dan bekerja secara maksimal. Memang saya berharap Desa Tebang bisa lebih maju. Karena itu, perlu adanya dukungan dari pemerintah setempat, artinya pemda bersinergilah bersama desa,” tutupnya. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra


 


Memuat...