Kesiapan Transportasi Baik Darat, Laut Maupun Udara di Anambas Sudah Memadai

oleh -349 views
Mardoni, SE

ANAMBAS (KP) – Kasi Keselamatan Pelayaran dan Lalulintas, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub DLH) Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas), Mardoni, SE, memstikan kesiapan transportasi baik darat, laut maupun udara di Anambas secara umum sudah memadai.

Khusus di Anambas mengingat rentang kendalinya adalah maritim kepulauan, oleh karena itu transportasi umum khusus di darat belum termasuk katagori mendesak. Transportasi darat secara khsus hanya dibutuhkan untuk pelayanan dari bandara menuju ke pelabuhan dan sebaliknya.

“Tranportasi darat ketersediaannya sudah lebih dari cukup, kehadiran bandara otomatis muncul jasa-jasa travel melayani masyarakat di bandara. Layanan umum untuk tranportasi darat yaitu dari bandara ke pelabuhan dan dari pelabuhan ke bandara,” ujar Mardoni kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya Rabu 21 April 2021.

 

Sedangkan untuk transportasi laut Anambas sudah memiliki dua kapal cepat jenis veri melayani rute Anambas – Batam. Selain itu ada juga kapal pelni KM Bukit Raya dan Sabuk Nusantara.

“Baru-baru ini kita telah dilalui juga oleh kapal penyeberangan Roro dari Tanjunguban ke Palmatak dan seterusnya ke Natuna hingga Santete. Jadi untuk laut juga sudah sangat memadai,” terangnya.



Kemudia untuk transportasi udara sejak awal Anambas memiliki Bandar Udara Letung dan Bandara Khusus Migas di Palmatak dengan dua maskapai yaitu Susi Air dan Wings Air.

“Karena pandemi Bandara Khusus Migas di Palmatak belum bisa melayani penumpang umum hanya untuk karyawan mereka saja. Jadi secara otomatis saat ini yang beroperasi tinggal satu yakni Bandar Udara Letung di Jemaja,” tutur Mardoni.

Kata Mardoni, sejak beroperasinya pesawat komersil Wings Air, saat ini pesawat perintis Susi Air tidak lagi beroperasi. Wings Air sendiri di masa pandemi yang melayani rute Anambas – Batam dan Batam – Anambas hanya bisa terbang empat kali dalam satu minggu. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra