Bertambah 11 Kasus Jumlah Terkonfirmasi Covid-19 di Anambas Jadi 161 Orang

oleh -540 views

ANAMBAS (KP) – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas) melalui siaran persnya menerangkan  tentang  11 orang warga Anambas dikethaui terkonfirmasi Covid-19.

Dalam Pers Rilis yang dikirimnya ke Kabiro koranperbatasan.com  di Anambas menyebutkan 11 orang tersebut dengan nomor kasus. Angka tersebut merupakan penambahan terbaru sampai Minggu, 25 April 2021.

Menurut Satgas Penangan Covid-19 Anambas penambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut merupakan hasil temuan kasus baru sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di Laboratorium RSUD Tarempa.

Adapun informasi terkait pasien yang baru terkonfirmasi tersebut adalah sebagai berikut : Tn. GPD, Tn. W, dan Tn. T adalah karyawan swasta di Palmatak yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif. Setelah dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa ketiganya dinyatakan Positif Covid-19.

Kemudian Ny. SN adalah seorang karyawan honorer di SD Air Nangak. Setelah dilakukan tracing dengan hasil bahwa Ny. SN tidak ada riwayat perjalanan keluar kota dalam waktu 2 minggu kebelakang namun memiliki gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, yaitu demam dan hilang indera penciuman. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19

Selanjutnya Ny. Y adalah seorang karyawan honorer di SD Teluk Sunting. Setelah dilakukan tracing dengan hasil bahwa Ny. Y tidak ada riwayat perjalanan keluar kota dalam waktu 2 minggu kebelakang namun memiliki gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, yaitu demam dan hilang indera penciuman. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.



Setelah itu, Ny. S adalah seorang Ibu Rumah Tangga. Setelah dilakukan tracing dengan hasil bahwa Ny. S tidak ada riwayat perjalanan keluar kota dalam waktu 2 minggu kebelakang namun memiliki gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, yaitu demam dan badan lemas. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian Ny. SN adalah seorang Ibu Rumah Tangga. Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa Ny. SN tidak ada riwayat perjalanan keluar kota dalam waktu 2 minggu kebelakang tetapi memiliki riwayat kontak dengan suami yang bekerja sebagai karyawan swasta di Palmatak.

Suami Ny. SN, telah dilakukan test antigen sebelumnya dan hasilnya non reaktif. Namun, Ny. SN memiliki gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, yaitu demam dan badan lemas. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, Ny. SN dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian Tn. RS adalah seorang karyawan honorer di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas. Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa Tn. RS memiliki gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, yaitu hilang indera penciuman. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Selanjutnya adalah Tn. B karyawan swasta di Palmatak yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif. Setelah dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Pemeriksaan juga dilakukan pada Tn. W seorang karyawan honorer di Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas. Setelah dilakukan tracing dengan hasil bahwa Tn. W memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kasus nomor 116 Ny. IS (istri Tn. W) dan memiliki gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, yaitu radang tenggorokan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Ny. SA adalah seorang wiraswasta di Tarempa yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif, yang diketahui bahwa Ny. SA akan melakukan perjalanan keluar kota. Setelah dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR oleh Tim Laboratorium RSUD Tarempa, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Saat ini Dinas Kesehatan Anambas terus melaksanakan tracing (penelusuran kasus) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien serta tempat beraktifitas lainnya dan bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di RSUD Tarempa. Untuk hasil tracing (penelusuran kasus) akan disampaikan setelah hasil swab keluar.

Dari laporan tersebut Satgas Penangan Covid-19 Anambas terhitung Minggu, 25 April 2021 menyebutkan bahwa jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas sampai hari ini tercatat sebanyak 161 kasus dengan rincian, sembuh 107 orang, meninggal 2 orang, isolasi di Dive Resort  0 orang, isolasi di Homestay Jemaja 0 orang, isolasi mandiri di rumah 40 orang, isolasi di RSUD Tarempa 4 orang, isolasi di RSUD Palmatak 3 orang, isolasi di RSUD Bergerak Jemaja 2 orang dan isolasi di Matak Base 3 orang.

Dalam hal ini pihaknya menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun ditempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama

Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi kita semua. Aamiin Yaa Robbal Alamiin. Demikian Pers Rilis ini disampaikan untuk dapat dimaklumi. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra