Waspada Covid-19, Kapolres Anambas : Tolong Ditaati Jangan Termakan Hoax

oleh -316 views
Kapolres Kabupaten Kepulauan Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam, SIK, mendatangi tempat tongkorongan dan menyampaikan himbau prokes.

ANAMBAS – Kapolres Kabupaten Kepulauan Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam, SIK memastikan pihaknya tidak pernah merasa bosan untuk terus menghimbau masyarakat agar mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selama masa pandemi pihaknya bersama unsur terkait lainnya akan bekerjasama memberikan edukasi positif kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah kerjanya untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Minimal kalau sudah malam begini tidak usah nongkrong-nongkrong ngopi dan lain sebagainya, pulang lah ke rumah sehingga tidak menjadi tempat penyebaran Covid-19,” kata Kapolres kepada koranperbatasan.com saat melakukan kegiatan pembagian sembako Jum’at 23 Juli 2021 malam di Tarempa.

Sejalan dengan itu, Kapolres juga menghimbau kepada setiap pemilik warung  makan agar memiliki kesadaran tinggi terkait jam operasi di malam hari.

“Logikanya kalau sudah malam begini kan tidak ada seberapa juga yang pergi makan, paling mereka cuma datang nongkrong saja. Boleh saja Cuma nanti kalau ada yang datang membeli silakan di bungkus,” imbuhnya.

Kapolres Kabupaten Kepulauan Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam, SIK menyerahkan bantuan paket sembako kepada salah satu warga terdampak Covid 19, di Tarempa, Jum’at 23 Juli 2021 malam.

Kemudian lanjut Kapolres, pihaknya juga memberikan bantuan paket sembako kepada setiap masyarakat yang merasa kurang mampu atau terdampak Covid-19. Tujuannya agar beban yang dialami oleh masyarakat tersebut dapat sedikit terkurangi.

“Kalau pendapatannya berkurang itu sudah terdampak, misalkan dia bisa berjualan habis, sekarang cuma bisa laku sepertiganya atau setengahnya itu terdampak. Apalagi kalau yang berjualan ada anak buah,” ungkapnya.



Dalam hal ini, Kapolres menjelaskan bantuan paket sembako juga bisa direalisasikan untuk masyarakat di desa-desa dan kelurahan meski berada jauh dari ibu kota.

“Desa tunjukan saja kira-kira siapa orang-orang yang terdampak, yang penting jelas terlihat kalo mereka memang terdampak dan desa sendiri juga punya angggaran bansos,” tuturnya.

Kapolres menegaskan sudah banyak himbauan disampaikan baik oleh Pemerintah Daerah, TNI-Polri, maupun Satgas Covid-19.

“Kami sudah banyak menghimbau, saya minta tolong ditaatilah tidak usah dengar hasutan hoax. Jangan menganggap Covid-19 ini tidak ada. Nanti dia akan malu sendiri kalau tiba-tiba dia kena covid,” tutupnya. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra