Jelang Hari Raya Idul Fitri, Wakil Bupati Bersama Forkopimda Asahan Laksanakan Sidak Pasar

Terbit: oleh -10 Dilihat

KORANPERBATASAN.COM | ASAHAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si bersama Forkopimda melakukan sidak pasar di beberapa tempat, diantaranya Pasar Kartini, Pasar Inpres, Bulog Kantor Cabang Kisaran, PUK Kilang Padi Kisaran dan Kilang Padi Petani, Rabu (03/04/2024). Dikesempatan ini juga Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Ketua PN Kisaran, Asisten Administrasi Umum, OPD dan Bulog ikut dalam sidak tersebut.

Disela-sela peninjauannya Wakil Bupati Asahan mengatakan, sidak ini dilakukan untuk memantau stabilitas pasokan dan harga pangan, serta mengetahui secara langsung ketersediaan barang kebutuhan pokok maupun harga di tingkat pedagang. Selain itu untuk memastikan tidak adanya penimbunan barang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Dari hasil sidak ini diketahui ketersediaan bahan kebutuhan pokok mencukupi dan harga relatif stabil meskipun ada beberapa kebutuhan bahan pokok yang naik tapi tidak dalam nilai yang signifikan. Untuk Namun Pemerintah dan Forkopimda Kabupaten Asahan akan terus memantau ketersediaan bahan pokok tersebut, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ucap Wakil Bupati.

Wakil menyebutkan, untuk harga beras premium 1 Kg nya berkisar Rp 16.000, beras medium 1 Kg berkisar Rp 14.000, Gula Pasir 1 Kg berkisar Rp 17.000, Minyak Goreng 1 Kg berkisar Rp 17.000, Daging Sapi 1 Kg berkisar Rp 130.000, Daging Ayam Potong 1 Kg berkisar Rp 25.000, Telur Ayam 1 Kg berkisar Rp 28.000, Cabe Merah 1 Kg berkisar Rp 45.000, Cabe Rawit 1 Kg berkisar Rp 41.000, Bawang Merah 1 Kg berkisar Rp 33.000, Bawang Putih 1 Kg berkisar Rp 38.000, Tempe 1 Kg berkisar Rp 15.000 dan Tahu 1 Kg berkisar Rp 10.000. Terakhir Wakil menyebut, ketersediaan beras bulog lebih kurang 600 Ton. Jumlah ini cukup untuk masyrakat Kabupaten Asahan 1 bulan kedepan.

Tentang Penulis: Mhd Roy

"Terpujilah mereka yang gigih sebarkan bahan bacaan seperti Informasi kepada mereka yang haus ilmu pengetahuan. Bahwa mereka haus ilmu pengetahuan itulah yang sebenarnya menyodorkan jendela dunia. Pentingnya, agar anak-anak bangsa dapat berfikir seluas cakrawala."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *