Abdul Haris Buka Bimtek Gerakan Tanam Cabai

Terbit: oleh -6 Dilihat

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH.,MH hadir dan buka secara resmi Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Gerakan Tanam (Gertam) Cabai dan Pemanfaatan Pekarangan Tim Penggerak PKK Kabupaten Anambas di Gedung BPMS Tarempa (Senin, 28/11/2022).

Hadir pada sosialisasi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan (Muhammad Basri, SP) mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Sekretaris Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kelompok Wanita Tani, Desa Wisata serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Anambas.

Abdul Haris dalam sambutannya menyampaikan bahwa program gerakan tanam cabai dan pemanfaatan pekarangan sangat bernilai strategis untuk membentuk ketahanan pangan rumah tangga di Anambas.

“Program Gertam ini tidak hanya seremoni saja, melainkan dijalankan berkelanjutan kepada kelompok ibu-ibu rumah tangga yang ada di setiap desa maupun kecamatan karena saya menilai program gerakan tanam cabai dan pemanfaatan pekarangan sangat bernilai strategis untuk membentuk ketahanan pangan rumah tangga di Anambas,” sebut Haris.

Selain itu Abdul Haris juga menyampaikan bahwa program ini sangat bermanfaat untuk terus digerakkan. Oleh karena itu, Tim Penggerak PKK bersama Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas agar kiranya dapat mendorong dan memberikan motivasi terkait kebutuhan dan keperluan masyarakat terkait gerakan tanam cabai dan pemanfaatan pekarangan.

“Pemberian bantuan bibit, pupuk, lahan kelola hingga sosialisasi tata cara penanaman yang baik harus terus digalakkan instansi terkait melalui sinergitas bersama, dengan harapan pencanangan ini harus betul-betul dijalankan dan kalau bisa sasaran utamanya di kecamatan besar  seperti Kecamatan Siantan, Palmatak dan Jemaja. Baru setelahnya dikembangkan ke kecamatan lainnya,” pungkas Haris. (KP).


Laporan : Azmi Aneka Putra


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *