Anggota DPRD Buteng Saadia Perjuangkan Aspirasi Bedah Rumah dan Rumah Susun USN ke Komisi V DPR RI

Terbit: oleh -202 Dilihat
Anggota DPRD Buton Tengah, Saadia S.Ag

BUTON TENGAH – Ratusan masyarakat Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Provinsi Sulawesi Tenggara, menghadiri pertemuan tatap muka bersama Ridwan Bae, Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), berlangsung di Komplek Pasar Lama, Kelurahan Mawasangka, Senin (8/1/2024).

Kedatangan politisi senior Golkar di Sulawesi Tenggara ini, dalam rangka berdialog tatap muka bersama masyarakat  mendengar berbagai aspirasi untuk ia perjuangkan. Selain masyarakat, kedatangan Ridwan Bae ini disambut baik para Kader Golkar Buton Tengah, tak terkecuali Saadia salah satu politisi senior Golkar yang saat ini merupakan Anggota DPRD Buton Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Saadia, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat dengan harapan dapat diperjuangkan oleh Ridwan Bae, diantaranya usulan pembangunan Rumah Susun Kampus B Universitas Sembilan Belas November (USN) Buton Tengah dan usulan program beda rumah layak huni kepada masyarakat kurang mampu.

Anggota DPRD 3 periode ini menjelaskan, usulan pembangunan Rumah Susun Kampus B USN Buton Tengah sangat diharapkan lantaran terdapat sejumlah program studi yang akan ditarik ke kampus induk USN di Kabupaten Kolaka, disebabkan faktor para dosen pengajar terkendala biaya transportasi dari Kolaka menuju kampus B di Mawasangka yang dinilai tidak sebanding dengan pendapatan.

“Permintaan usulan rumah susun kampus B USN Buton Tengah sangat diharapkan untuk dapat membantu para dosen dan mahasiswa untuk tinggal membatu ongkos biaya tempat tinggal. Kami berharap program pembangunan perumahan dosen dapat di perjuangkan bapak Ridwan Bae,” ucap Saadia.

Lanjut usulan kedua, Saadia menyampaikan program beda rumah layak huni melalui program pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR yang didatangkan oleh Ridwan Bae diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu tersebar kabupaten/kota khsusus di Sulawesi Tenggara, dapat menyasar warga Buton Tengah pada tahun 2024.

“Kami berharap program bedah rumah layak huni tahun 2024 dapat dikerjakan di Kabupaten Buton Tengah. Saya berharap sekali bapak Ridwan Bae dapat mewujudkannya,” harap Saadia.

Usai mendengar usulan aspirasi, Ridwan Bae dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah meluangkan waktunya bertemu tatap muka dengannya melakukan dialog.

Anggota DPR RI dua periode ini menyampaikan, apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan ia perjuangan karena telah menjadi tugasnya sebagai anggota perwakilan rakyat.

Lanjutnya ia mengatakan, apa yang telah disampaikan terkait usulan Rumah Susun Kampus B USN sebenarnya sudah ada anggarannyandan akan dikerjakan beberapa tahun lalu, namun pada waktu itu masi terkendala sertifikat. Jika persolaan sudah selesai dah memiliki sertifikat maka program rumah susun akan diturunkan tahun ini.

“Saya janji perumahan rumah susun untuk kampus B USN akan saya wujudkan pada tahun 2024 ini. Sesuai harapan kita bersama terbangunnta¬† rumah susun ini dapat membantu biaya tinggal para dosen maupun anak-anak kita mahasiswa,” ungkapnya.

Dan terkait usulan bedah rumah, Ridwan Bae menuturkan saat ini masi tahap pengajuan di Kementerian PUPR tahun 2024 ini.

“Terkait usulan bedah rumah tahun 2024 sudah saya lakukan pengajuan. Bagi masyarakat Buton Tengah yang memiliki rumah tidak layak dapat segera mengusulkan ke kader Golkar di wilayahnya untuk segera dikumpul datanya,” tuturnya.

Selain itu, Ridwan Bae menambahkan, meminta masyarakat untuk menyampaikan informasi jika terdapat perkampungan terkesan kumuh untuk dapat diusulkan agar menjadi sebuah lingkungan yang rapi melalui program tahun 2024 ini.

“Saya juga meminta masyarakat menyampaikan usulan bagi perkampungan terkesan kumuh untuk dapat di tata rapi melalui program yang saya perjuangkan,” pungkasnya. (KP).


Laporan : Irfan


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *