Anggota DPRD Kepri Sebut MTQ ke-VIII Terkesan Dipaksakan

Terbit: oleh -4 Dilihat
Anggota DPRD Kepri, Sugianto, SH

KEPRI (KP),- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Sugianto, SH mengaku kecewa dengan sikap Pemerintah Provinsi Kepri yang masih tetap menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang ke-VIII di tengah wabah Covid 19.

Padahal menurut anggota Fraksi Partai PDI Perjuangan ini, sebelum penyelenggara even tersebut Pemprov Kepri sudah melakukan Rapid Tes kepada beberapa dewan hakim MTQ Kepri hasilnya positif Covid-19.

“Harusnya kemarin pemprov dapat menunda pelaksanaanya karena dari hasil rapid yang dilakukan panitia pada peserta, penyelenggara terkonfirmasi beberapa dewan hakim reaktif, Hal ini terkesan pelaksanaan itu sangat dipaksakan,” ungkap Sugianto Kepada media ini melalui aplikasi WhatsApp, Selasa, 22 September 2020 malam.

Untuk itu, Sugianto meminta Pemprov Kepri agar lebih ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. “Apabila memang acara MTQ tersebut tidak bisa ditunda lagi, maka pemerintah selaku penyelenggara dapat memperketat protokol kesehatan dan antisipasi membludaknya pengunjung yang tumpah ruah,” tegasnya.

Sugianto berharap tidak ada lagi yang positif Covid 19 akibat kegiatan MTQ yang terkesan dipaksakan ini.  “Saya berharap kiranya tidak terjadi claster baru di pelaksanaan acara tersebut, amiin. Karena MTQ penting, keselamatan masyarakat juga penting,” tutupnya. (KP).


Laporan : Deni Jebat


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *