Didampingi Ansar, Gus Halim Endorse Produk Olahan Kepri dan Main Gasing di Bazar BUMDes

Terbit: oleh -15 Dilihat
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar mencoba memutar gasing permainan tradisional masyarakat Kepri, Rabu 1 Februari 2023.

KEPRI – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar tidak bisa menyembunyikan antusiasnya saat mengunjungi bazar dan pasar murah di halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Rabu 1 Februari 2023.

Bazar dan pasar murah itu digelar untuk memperkenalkan hasil BUMDes dari seluruh Indonesia dalam peringatan Hari BUM Desa 2023. Tidak kurang dari 33 stand bazar dari seluruh provinsi di Indonesia menampilkan produk olahan dari desa masing-masing daerah. Abdul Halim didampingi Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghampiri satu persatu stand bazar yang ada.

Abdul Halim yang akrab disapa Gus Halim ini pun begitu sumringah melihat beranekaragam produk olahan dari desa, mulai dari makanan sampai kerajinan tangan.

Di stand bazar Provinsi Kepri, Gus Halim bahkan mempromosikan langsung makanan olahan asli Kepri yang dipajang di etalase. Sebut saja rendang tongkol, keripik kunyit, ikan asin, dan keripik kacang bilis. Didepan kamera, Gus Halim tampak menggebu-gebu meng-endorse makanan olahan Kepri.

“Pusatkan perhatian kita ke produk BUMDes, semua makanan dari BUMDes pasti enak dan bergizi,” kata Gus Halim.

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mendampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar mencoba memutar gasing permainan tradisional masyarakat Kepri, di Kabupaten Bintan, Rabu 1 Februari 2023.

Gubernur Ansar mengaku bangga melihat antusiasme Gus Halim terhadap produk-produk BUMDes. Dirinya memang yakin produk BUMDes Kepri bisa bersaing bahkan ke pasar internasional.

“Ada banyak produk olahan Kepri yang dipasarkan ke mancanegara, maka dari itu kemarin kita beli mesin sterilisasi agar produk makanan kaleng Kepri bisa tahan satu bulan tanpa bahan pengawet, karena itu pasarnya sampai ke Turki,” terang Ansar.

Gus Halim pun tak melewatkan keseruan permainan gasing yang ditunjukkan anak-anak kecil yang begitu lihai memainkan gasing. Meskipun baru pertama kali mencobanya, tampak Gus Halim tidak mudah menyerah mencoba gasing dan berkali-kali mencoba permainan rakyat tradisional tersebut.

“Produk desa juga harus didasarkan pada nilai-nilai kebudayaan, ayo lestarikan gasing. Jangan sampai gasing hilang dari bumi Nusantara,” pungkasnya.

Bazar dan pasar murah BUMDes digelar sampai Jum’at 3 Februari. Masyarakat diajak datang untuk melihat dan berbelanja produk-produk desa dari seluruh Indonesia. (KP).


Laporan : Deny Jebat

Kontributor : Diskominfo Kepri


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *